2Banner GIF 2021

Wakil Presiden Apresiasi Kerukunan Antarumat Beragama di Papua Barat

Wakil Presiden Apresiasi Kerukunan Antarumat Beragama di Papua Barat
Foto: Wakil Presiden Apresiasi Kerukunan Antarumat Beragama di Papua Barat.

Gemasulawesi– Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi kerukunan antarumat beragama di Provinsi Papua Barat, karena dapat menjaga kesepakatan hidup beragama antara Kristen, Islam, Katolik, Buddha, Hindu dan lainnya.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas penerimaan saya, dan saya ingin menyampaikan apresiasi kerukunan antarumat beragama di Papua Barat ini sangat baik sekali,” kata Wakil Presiden di Manokwari, Papua Barat, seperti keterangan dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden (BPMI Setwapres), Jumat, 15 Oktober 2021.

Wakil Presiden meminta semua pihak, mulai dari jajaran pemerintah dan masyarakat untuk mempertahankan upaya menjaga toleransi antarumat beragama sehingga kerukunan di Papua Barat dapat terwujud.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian: Kepala Daerah dan Wakilnya agar Rukun Mengabdi untuk Rakyat

“Saya berharap itu adalah modal utama dalam kita membangun bangsa dan negara. Kalau kerukunan nasional itu terganggu seperti di berbagai negara, maka itu tidak bisa membangun, tidak bisa menyejahterakan karena terus terlibat di dalam konflik,” katanya.

Oleh karena itu, kata Wakil Presiden, kerukunan nasional harus diupayakan semaksimal mungkin, karena menjadi sendi utama kehidupan berbangsa dan bernegara di Tanah Air.

“Kerukunan Indonesia, persatuan Indonesia, dan kerukunan nasional ini merupakan sendi utama bagi kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara. Ini yang harus kita jaga terus,” ujarnya.

Dalam rangkaian agenda kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat, Ma’ruf Amin melakukan silaturahim dan menggelar dialog dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Wakil Presiden juga memberi bantuan kepada gereja untuk pembangunan sekolah dan rumah ibadah bagi masyarakat setempat.

Mendampingi Wakil Presiden dalam kunjungan itu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan, Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki.

Sewaktu berdialog keagamaan dengan berbagai organisasi kemasyarakatan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat, Wakil Presiden mengatakan, salah satu cara yang harus dilakukan para tokoh agama dalam mewujudkan kerukunan nasional tersebut dengan menyampaikan ajaran agama masing-masing dengan santun.

Dengan kesantunan, katanya, narasi kerukunan antarumat beragama dapat terwujud.

“Oleh karena itu, saya minta dalam menjalankan dakwah, kita supaya tetap menggunakan cara-cara yang baik, dengan kalimat yang santun,” tuturnya.

Ketua MUI Papua Barat Ahmad Nausrau mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat turut berkomitmen dalam mewujudkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di daerah itu.

“Pemprov Papua Barat memberikan atensi dan perhatian yang luar biasa kepada seluruh agama yang ada di Provinsi Papua Barat, termasuk kepada ormas-ormas Islam, kepada semua lembaga agama yang ada di Papua Barat. Semua diberi secara merata dan adil,” kata Ahmad.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Bupati Manokwari Hermus Indow, Ketua MUI Kabupaten Manokwari Baharuddin Sabola, serta sejumlah pimpinan ormas Islam di Papua Barat. (****)

Baca juga: Mendagri: Pemerintah Kota Jadi Pilar Utama Merawat Toleransi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post