Wajib Vaksin Ambil Ijazah dan Rapor, DPRD Parigi Moutong Angkat Bicara

waktu baca 2 menit
Ketua Komisi IV DPRD Parimo Arifin Dg. Palalo

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Wajib vaksin tahap satu dan dua untuk ambil Ijazah dan rapor siswa-siswi, terkait hal itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong angkat bicara agar Pemerintah Kabupaten dapat mengeluarkan kebijakan terkait pengambilan ijazah dan rapor siswa-siswi yang ditahan jika belum melakukan vaksinasi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Arifin Dg. Palalo, pada hari Senin 06 Juni 2022.

“Banyak keluhan dari masyarakat terutama dari wali murid bahwa musti wajib vaksin untuk bisa ambil ijazah,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Parimo Arifin Dg. Palalo, pada hari Senin 06 Juni 2022.

Terkait hal itu dia juga mengakui, saat ini di tengah banyaknya pemahaman masyarakat luas yang sebagian mengatakan kalau vaksin sangat bagus dan ada juga yang justru menganggapnya tidak baik.

Baca: Puluhan Bakal Calon Kepala Desa di Parigi Moutong Ikuti Ujian Tertulis

Di sisi lain, dalam sidang paripurna baru-baru ini, beberapa anggota mengambil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa hasil vaksin tidak dapat digunakan sebagai syarat untuk apa pun, baik untuk perjalanan dan mendapatkan sertifikat dan laporan kartu.

“Kami berharap Bupati atau Kepala Sekolah bisa menyampaikan arahan dan melihat langsung, anak-anak sekolah secara bertahap, apalagi dengan mengambil sekolah di luar daerah, itu menjadi masalah bagi orang tua”, ucapnya.

Selain syarat-syarat yang diperlukan untuk pendaftaran sekolah, seperti penggunaan ijazah asli, untuk menghindari pemalsuan dokumen, hal ini juga harus diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Terkait adanya polemik ini, pihaknya meminta instansi terkait untuk berdiskusi bersama agar dibuat kebijakan khusus di tingkat bawah untuk dapat memberikan ijazah untuk melanjutkan kejenjang berikutnya.

“Mengingat kami belum bisa memberikan rekomendasi terkait hal ini, maka kami undang pihak Disdikbub” tutupnya. (*)

Baca: Pemprov Sulawesi Tengah, Dorong Petani Manfaatkan Pupuk Organik

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.