Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Wagub: Benahi Perawatan Pasien Covid19 di Sulawesi Tengah

Wagub: Benahi Perawatan Pasien Covid19 di Sulawesi Tengah
Foto: Wagub Sulawesi Tengah, Mamun Amir.

Gemasulawesi– Wagub Mamun Amir berpesan untuk benahi perawatan pasien covid19 di Sulawesi Tengah. Ditengah pelaksanaan PPKM dari pemerintah.

“Itu mesti tersus diperbaiki,” ungkap Wagub Mamun Amir saat kunjungan ke RSUD Undata Palu bersama Plt Kepala Bapedda Sulawesi Tengah, Senin 9 Agustus 2021.

Ia mengatakan, tujuan benahi perawatan pasien covid19 di Sulawesi Tengah agar tingkat kesembuhan pasien terus meningkat.

Baca juga: Puluhan Nakes dan Dokter di Palu Sulteng Jalani Uji Swab

Cara benahi perawatan pasien covid19 yaitu dengan memastikan rumah sakit kedepan harus lebih kreatif menyediakan sarana prasarana di UGD, Laboratorium, ICU dan Ruang Perawatan.

“Fasilitas serta ketersediaan obat harus dipastikan seluruhnya terencana dengan baik,” sebutnya.

Anggota DPD RI/MPR RI 2014-2019 menyampaikan, agar RSUD Undata dapat mengutarakan usulan program pembenahan prioritas sarana Rumah Sakit Undata efesien dan efektif.

“Upayakan pemberian pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam kunjungan ke RSUD Undata itu, Wagub Mamun Amir memastikan pelayanan RSUD Undata berjalan baik selama pandemi. Dan menekankan upaya benahi perawatan pasien covid19.

Wagub Mamun Amir menjelaskan, direktur dan jajaran RSUD Undata Palu agar menjamin dan memastikan pelayanan berjalan sebagaimana mestinya.

“Sebagai rumah sakit rujukan agar dapat berjalan dengan baik. Serta perlu mengedukasi kepada petugas Pelayanan di rumah sakit agar lebih Ramah, Senyum dan fungsi Sosial harus yang paling di utamakan,” tuturnya.

Gubernur perintahkan maksimalkan penanganan covid19

Sebelumnya, Gubernur Rusdy Mastura perintahkan untuk memaksimalkan penanganan covid-19 Sulawesi Tengah.

“Saya sudah meminta kepada BPKAD, BPBD dan Dinkes agar seluruh kebutuhan anggaran untuk penanganan covid19 dapat direalisasikan,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura di Kota Palu, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan untuk menggunakan anggaran BTT sudah disahkan DPRD. Guna maksimalkan penanganan covid-19 Sulawesi Tengah. Walaupun walaupun APBD Perubahan belum disahkan.

Dinkes sebaiknya segera penuhi kebutuhan obat-obatan, kebutuhan rumah sakit, ketersediaan oksigen di rumah sakit harus dipastikan aman. Demi penanganan covid-19 Sulawesi Tengah lebih baik.

“Saya berharap jangan main main kondisi penularan covid-19 sudah sangat serius,” tegasnya.

Untuk penanganan covid-19 Sulawesi Tengah kata dia, segera lakukan distribusi bantuan oksigen ke kabupaten sangat memerlukan seperti Luwuk, Poso, Toli-toli dan Sigi.

Bahkan, ia menyebut pelaksanaan vaksinasi agar dipercepat. Jangan ada vaksin yang disimpan. (**)

Baca juga: Warga Keluhkan Pembayaran Uang Tindakan IGD di Kota Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post