Viral Oknum Anggota DPRD Langkat Sedang Nyabu

waktu baca 2 menit
Foto: DPRD Langkat Sedang Nyabu.

Berita nasional, gemasulawesi– Salah seorang anggota DPRD langkat, Sumatrea Utara (Sumut) diduga merupakan pengguna narkoba, usai sebuah video yang menunjukkan dua orang sedang menggunakan sabu viral di media sosial.

Dalam video terlihat anggota DPRD langkat dan temannya sedang duduk di lantai sebuah rumah, sembari menggunakan alat isap (Bong).

Dalam keterangan video yang diunggah dalam postingan menyatakan, dua pria tersebut merupakan anggota DPRD Langkat. Keduanya disebut sedang mengkonsumsi narkoba.

Warganet meminta tes urine secara mendadak dilakukan kepada anggota DPRD Langkat yang terlihat dalam video.

Atas beredarnya video ini, polisi pun langsung turun tangan. Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok mengatakan, pihaknya akan segera menyelidiki kasus tersebut.

“Kami lidik dulu,” kata AKBP Danu di Langkat, Selasa 6 Juli 2021.

Baca juga: Durasi Video Tik Tok Bertambah Jadi Tiga Menit

Kemudian, dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Langkat Dedek Pradesa mengatakan, belum melihat video itu yang telah beredar di media sosial itu.

Namun, dari foto-foto di pemberitaan kasus itu, pihaknya mengatakan oknum yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu itu adalah anggota DPRD berinisial A.

Baca juga: 24 Ribu Jiwa Sudah Disuntik Vaksin Covid 19 di Parigi Moutong

“Iya. Kalau foto-foto di koran itu kayaknya memang dia,” ujar Dedek.

Pria berinisial A diakuinya merupakan anggota DPRD Langkat dari Fraksi Gerindra. Dia menjelaskan bahwa pihaknya pernah mempertanyakan video itu ke A, dan yang bersangkutan mengakui video itu benar dirinya.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Instruksikan PTM Terbatas Ditunda

“Iya, kalau videonya nggak pernah tahu. Pernah kita konfirmasi ke dia, itu video lama. Udah setahun lebih,” jelasnya.

Diketahui, peredaran narkoba berbagai jenis di Indonesia sangat marak. Bahkan para pengguna barang haram itu hampir diseluruh kalangan, artis tanah air pun menjadi sasaran dalam peredarannya.

Baca juga: Daerah Rawan Narkoba di Sulteng, Parimo Diantaranya

Polri terus berupaya menggagalkan peredaran jaringan narkoba di sejumlah wilayah. Bahkan, sebelumnya sempat menggalakan jaringan pengedar di wilayah Aceh, yang diketahui memiliki ladang ganji dengan omset miliaran rupiah.

Untuk memberikan efek jerah, pemerintah mengancam pemberian hukuman mati kepada terpidana kasus peredaran narkoba di Indonesia. Serta telah mengeksekusi beberapa tersangkanya, seperti Fredy Budiman.(***)

Baca juga: Viral Chat Cabul kepada Penerima Vaksin di Boyolali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.