Jumat, April 23, 2021

Vaksinasi Nakes dan TNI-Polri di Parigi Moutong Sudah 90 Persen

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinkes Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebut vaksinasi Nakes dan TNI-Polri sudah mencapai kisaran 90 persen.

“Penyuntikan vaksin untuk Tenaga kesehatan (Nakes) di Parigi Moutong sudah 99 persen,” ungkap Kepala Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Ni Made Muliani, S.KM, usai pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di DPRD Parigi Moutong, Kamis 1 April 2021.

Sementara, vaksinasi untuk TNI-Polri di Parigi Moutong sudah mencapai 90 persen. Ada beberapa aparat belum divaksin karena masih tugas luar.

“Saat ini, kami lagi progres penyuntikan vaksin Lansia. Vaksin Lansia sementara didistribusi ke seluruh kecamatan Parigi Moutong,” sebutnya.

Baca juga: Sulawesi Tengah Target Vaksinasi 23 Ribu Nakes Selesai Maret 2021

Ia mengatakan, vaksin covid 19 masih tersedia. Sebab, vaksinasi untuk TNI-Polri dan Lansia di Parigi Moutong masih berjalan.

Termasuk hari ini, vaksinasi covid 19 tahap kedua Anleg DPRD Parigi Moutong sudah berjalan. Sebanyak 20 orang disuntik vaksin. Terdiri dari 13 orang penyuntikan dosis kedua ditambah tujuh orang pemberian dosis pertama.

Ada beberapa Anleg yang belum sempat datang karena tugas luar. Sehingga, akan dijadwalkan ulang penyuntikan dosis vaksin tahap kedua.

Vaksin pertama dan kedua yang diberikan masih sama, merk sinovac.

Penyuntikan dosis vaksin sinovac yang kedua sifatnya memaksimalkan antibodi vaksin tahap pertama. Pelaksanaan vaksin pertama dan kedua wajib dilakukan.

“Setelah divaksin masih harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi saat melakukan perjalanan. Karena belum semua warga disuntik vaksin covid 19,” tuturnya.

Untuk kebutuhan dosis untuk ASN dan tenaga pendidik kata dia, sudah diusulkan ke Satgas Covid 19 dan Dinkes Sulawesi Tengah.

“Kami tinggal menunggu jadwal pendistribusiannya ke Parigi Moutong,” ucapnya.

Terkait vaksinasi tenaga pendidik, Disdikbud Parigi Moutong menyebut hal itu sangat diperlukan. Sebab, menjadi syarat berlangsungnya sekolah tatap muka.

Kabid Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim menyebut rencana pembelajaran tatap muka akan digelar pada Juli mendatang.

Disdikbud Parigi Moutong sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Semua tenaga pendidik dan kependidikan, baik guru, kepala sekolah dan tata usaha diwajibkan untuk menjalani vaksin covid 19 terlebih dahulu. Untuk memaksimalkan proses pembelajaran tatap muka,” tutupnya.

Baca juga: Tekan Pandemi, TNI-Polri di Tolitoli Galakkan Operasi Disiplin Prokes

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article