Senin, April 12, 2021
BerandaSulawesi TengahPuluhan Ribu Vaksin Covid 19 Sulteng Tiba di Kota Palu

Puluhan Ribu Vaksin Covid 19 Sulteng Tiba di Kota Palu

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Vaksin covid 19 Sulteng telah tiba di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari vaksinasi virus corona tahap awal ke sejumlah provinsi di Indonesia.

Vaksin Covid 19 asal China untuk Sulteng, tiba di Bandar Udara Mutiara Sis Aljufrie Kota Palu, Selasa 5 Januari 2021.

11 ribu Vaksin Sinovac itu dibawa langsung ke gedung Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, I Komang Adi Sujendra, di Kota Palu, Selasa 5 Januari 2021.

Pada tahap awal vaksinasi covid 19, vaksin akan diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, pegawai pelayanan publik, lansia, kelompok rentan dan kemudian ke masyarakat umum.

Baca juga: Tiba di Palu, Ini Target Penerima Vaksin Covid 19 Sulteng

Jadi, proses vaksinasi covid 19 akan dilakukan secara bertahap.

“Kabupaten lain juga akan mendapatkan distribusi vaksin dari 11.000 vaksin Sinovac sebagai bagian vaksinasi tahap pertama,” jelasnya.

Rencana vaksinasi tahap kedua, pendistribusiannya dari pemerintah pusat ke Provinsi Sulawesi Tengah pada April 2021 mendatang.

Jelasnya, proses pendistribusian ke kabupaten masih menunggu instruksi lebih lanjut.

“Saat ini, kebutuhan tenaga medis saat ini terdata 22.116 orang. Proses pendistribusian vaksin covid 19 Sulteng ini juga dikawal ketat pihak kepolisian bersenjata lengkap,” terangnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid 19 Mandiri Bagi Masyarakat Mampu

Pemerintah Masih Menunggu Izin Penggunaan Vaksin Covid 19 dari BPOM

Juru Bicara Vaksin Covid 19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, hingga saat ini Indonesia masih menunggu izin penggunaan darurat vaksin Covid 19 dari BPOM.

Jika izin itu sudah keluar, vaksinasi dapat segera dilaksanakan secara bertahap di 34 provinsi.

“Secara total, kita membutuhkan waktu 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022, untuk menuntaskan program vaksinasi Covid 19 di 34 provinsi dan mencapai total populasi sebesar 181,5 juta orang,” jelasnya.

Pelaksanaan vaksinasi selama 15 bulan akan berlangsung dalam 2 periode, yakni Periode 1 berlangsung dari Januari hingga April 2021 dengan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi.

Periode kedua berlangsung selama 11 bulan, yaitu dari April 2021 hingga Maret 2022 untuk menjangkau jumlah masyarakat hingga 181,5 juta orang.

“Hal ini sekaligus mengklarifikasi pemberitaan yang muncul sebelumnya bahwa dibutuhkan waktu 3,5 tahun untuk merampungkan vaksinasi di Indonesia,” tuturnya.

Ia menjelaskan yang dimaksud 3,5 tahun itu adalah proyeksi penyelesaian vaksinasi untuk seluruh dunia, bukan untuk Indonesia.

Sebelum dan saat proses vaksinasi berlangsung, pemerintah tetap mendorong seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Vaksin bersama, penerapan disiplin 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan) dan penguatan 3T (Tracing, Testing, Treatment) merupakan upaya lengkap dalam menekan penyebaran Covid 19 secara efektif.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi tenaga kesehatan dan petugas publik dan memprioritaskan mereka untuk menjadi kelompok pertama bersama pemerintah yang akan menerima vaksinasi,” tutur dr Nadia.

Vaksin sangat penting bukan hanya untuk melindungi tenaga kesehatan dan pelayan publik sebagai individu, namun juga melindungi keluarga mereka, keluarga pasien, serta masyarakat secara luas.

“Kita sangat berharap dengan adanya vaksin, maka tenaga kesehatan, khususnya, dapat segera pulang dan bertemu dengan keluarga mereka,” tambahnya.

Karena pentingnya proses vaksinasi, maka pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk menghadirkan vaksin yang aman dan efektif sesuai saran dari ITAGI, WHO, dan para ahli, untuk seluruh masyarakat Indonesia secara cuma-cuma.

Baca juga: Sejarah Vaksinasi Massal di Indonesia

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img