Urusan Harta Gono-Gini, Pria Asal Kendari Bacok Mantan Istri Berkali-Kali

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi)

Hukum, gemasulawesi – Urusan harta gono-gini, seorang pria berinisial SR (40) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, ditangkap oleh Polisi karena telah melakukan penganiayaan dengan membacok mantan istrinya berkali-kali.

Hal tersebut dingkapkan oleh Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi, pada hari Sabtu 04 Juni 2022.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan karena dipicu oleh diskusi tentang urusan pembagian harta gono-gini.

Ia menjelaskan, penganiayaan bermula saat pelaku SR mendatangi rumah kos korban di Kecamatan Wuawua sekitar pukul 07.30 WITA tadi pagi. Pada kesempatan kali ini, pelaku melakukan kunjungan untuk membahas pembagian harta satu unit rumah yang dibeli pada saat keduanya belum bercerai.

Baca: Polres Poso Ringkus Dua Pelaku Kasus Pembobolan ATM Dan Pencurian

Niat pelaku adalah meminta kepada korban untuk tidak menjual rumah tersebut kepada orang lain karena ia akan membelinya sendiri.

“Awalnya mereka berbicara baik-baik. Karena pelaku datang ke kos korban dan meminta korban untuk tidak menjual rumah tersebut kepada orang lain. Karena pelaku meminta akan membeli sendiri rumah tersebut,” ucap Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.

Berdasarkan hasil negosiasi, korban menolak keinginan pelaku untuk membeli rumah dengan harga murah. Sementara ada orang lain yang ingin membeli rumah dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Tiba-tiba, pelaku marah dan mengambil parang yang dibawanya saat tiba di kos korban.

“Mereka pun mulai bertengkar karena tidak setuju. pelaku yang marah tersebut langsung mengambil parang yang dibawanya dan menebas korban di rumah kos tersebut,” jelasnya.
Saat pelaku menebas, Fitriyadi mengatakan, pelaku melakukan hal tersebut berulang kali hingga korban mengalami luka parah dan berlumuran darah.

Beruntung, usai kejadian, korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh polisi setempat.

“Pelaku menebas korban secara membabi buta hingga melukai bagian tubuh korban yang cukup parah karena masih mengeluarkan darah,” ucap Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi.

Usai kejadian, pelaku penyerang SR tidak hanya kabur, namun kemudian meninggalkan korban dan bergegas ke kantor polisi untuk menyerahkan diri. Atas perbuatannya, penulis SR tersebut akhirnya ditahan di Mapolresta Kendari untuk diproses lebih lanjut. (*)

Baca: Bikin Ngiler! Berikut 12 Makanan Khas Aceh yang Wajib Dicoba

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.