Ujian Nasional Parigi Moutong Ditiadakan

Ujian Nasional Parigi Moutong Dihilangkan
Foto: Illustrasi Ujian Nasional.
Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dihilangkannya ujian nasional Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membuat Disdikbud akan perkuat proses pembelajaran di sekolah.

“Kami lakukan itu untuk bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak didik,” ungkap Kadisdikbud Parimo, Sulawesi Tengah, Adrudin Nur, di Parigi, Selasa 9 Februari 2021.

Meningkatkan SDM anak didik tanpa ujian kesetaraan dan ujian nasional Parigi Moutong, menjadi tantangan. Ditambah dengan kondisi darurat pandemi covid 19. Apalagi selama ini, syarat kelulusan ditentukan setelah melewati ujian akhir.

Sesuai surat edaran Mendikbud nomor 1 tahun 2021, ada tiga hal yang menjadi persyaratan kelulusan peserta didik dari satuan atau program pendidikan. Usai dihilangkannya ujian nasional Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Baca juga: BPK Temukan Masalah Penggunaan Anggaran Covid 19 di Sulteng

Syarat pertama, peserta didik menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi covid 19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester.

Syarat kedua, peserta didik memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik. Dan ketiga, mengikuti ujian yang diselenggarakan tiap satuan pendidikan masing-masing.

“Itu respon atas keselamatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan,” tuturnya menjelaskan alasan dihilangkannya ujian nasional Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, dalam surat edaran itu menjelaskan ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan (ujian sekolah) sebagai penentu kelulusan peserta didik. Bisa dilaksanakan dalam bentuk portofolio, penugasan, tes luring atau daring. Atau bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan satuan pendidikan.

Portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap atau perilaku dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, misalnya penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya.

Ketentuan itu berlaku juga untuk ujian sekolah yang berfungsi sebagai ujian kenaikan kelas.

Sekolah dapat menyelenggarakan ujian akhir semester yang dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna. Dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Kemudian, khusus untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK), peserta didik SMK dapat mengikuti uji kompetensi keahlian (UKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Semua ketentuan dalam SE itu harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa pandemi covid 19.

Ia menambahkan, ujian nasional Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di tahun 2021.

Baca juga: Ini Jadwal Pelaksanaan Ujian SKB CPNS Parigi Moutong 2020

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post