Turunkan Stunting, Wali Kota Palu Paparkan Paket Stimulus Stunting

waktu baca 2 menit
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Turunkan stunting, Wali Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, paparkan program untuk percepatan penurunan stunting dengan mengusulkan stimulus stunting Kota Palu. Usulan penanganan stunting di Kota Palu sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan Kota Palu dan Kepala Bappeda Kota Palu.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, saat membuka secara resmi Rembuk Stunting, Selasa 05 Juli 2022 di Hotel Best Western Coco Palu.

“Saya meminta kepada Dinas Kesehatan untuk menyusun paket stimulus stunting sehingga percepatan penurunan stunting diharapkan berjalan efektif,” ucap Hadianto Rasyid didampingi Wakil Walikota Palu Reny A. Lamadjido pada pembukaan resmi Rembuk stunting pada Selasa 05 juli 2022 di Hotel Best Western Coco Palu.

Kegiatan ini dilakukan sehubungan dengan percepatan penurunan stunting terintegritas di tingkat kota Palu pada tahun 2022.

Baca: Kewirausahaan Berbasis Digital Pengusaha Perempuan di Parigi Moutong

Ia menambahkan, paket stimulus stunting merupakan pengobatan selama tiga bulan bagi stunting di luar ibu hamil untuk memberikan asupan pelengkap pada anak.

“Jika itu perlu dilakukan, maka inilah langkah yang akan kami ambil untuk mengesahkan kebijakan yang disebut Paket Stimulus Stunting Kota Palu,” lanjutnya.

Misalnya, menurut Hadianto, jika kita tidak berpikir secara efisien dan cepat, maka masalah stunting akan selalu menjadi momok.

Wali kota mengumumkan bahwa jumlah stunts di kota Palu masih sekitar 23 persen, di bawah angka nasional.

“Jadi mari kita mengambil langkah yang tepat dan benar-benar menerapkannya. Maka saya berharap dengan keinginan saya, didukung oleh OPD terkait, paket stimulus stunting Kota Palu dapat segera dikaji sehingga agar dapat memenuhi parameter kita di tempat kerja,” ucapnya.

Ia meyakini program peduli stunting merupakan bentuk kepedulian terhadap bangsa dan negara karena masih banyak anak-anak yang berada dalam situasi seperti ini hingga saat ini.

Oleh karena itu, kata dia, perlu adanya tindakan dari pemerintah yang dapat diterapkan dan benar-benar dapat memberikan solusi terhadap penanganan stunting bisa diselesaikan.

“Setidaknya kita punya standar yang jelas bagaimana cara menghadapinya, sehingga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Saya berharap akan muncul ide-ide bagus tentang bagaimana kita bisa berjuang untuk mengatasi stunting,” jelasnya. (*/Ikh)

Baca: Diduga Rusak Lingkungan, Warga Minta Hentikan PETI Sungai Tabong

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.