2Banner GIF 2021

Tujuh Kementrian dan Pemkot Bogor Dihibahkan Aset Sitaan Eks BLBI Senilai Rp492 M

Tujuh Kementrian dan Pemkot Bogor Dihibahkan Aset Sitaan Eks BLBI Senilai Rp492 M
Foto: Satgas kuasai aset BLBI. Tujuh Kementrian dan Pemkot Bogor Dihibahkan Aset Sitaan Eks BLBI Senilai Rp492 M.

Nasional, gemasulawesi — Tujuh kementrian/lembaga (k/l) hingga Pemkot Bogor dihibahkan aset sitaan eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau BLBI senilai Rp492 miliar.

“Negara hibahkan aset eks BLBI untuk tujuh k/l itu diantaranya Kementerian Keuangan, Kementerian Pertahanan, Polri, Kemenag, BPS, Kemenkomarves dan BNN,” ungkap Menteri Keuangan, Sri Mulyani di kegiatan serah terima aset BLBI, Kamis 25 November 2021.

Total aset tanah dan bangunan dihibahkan kepada tujuh k/l kata dia, seluas 323.315 meter persegi senilai Rp146,5 miliar.

Baca juga: Satgas Penanganan Hak Tagih Negara BLBI Teliti Dokumen BLBI

Terdapat 12 jenis aset sitaan eks BLBI dihibahkan kepada tujuh k/l.

Pertama, tanah seluas 1263 meter persegi di Kota Bandung untuk BNN sebagai gedung kantor.

Kedua, tanah dan bangunan seluas 483 meter persegi di Kota Batam untuk Kementrian Keuangan sebagai rumah negara atau mes pegawai.

Ketiga, tanah dan bangunan seluas 1.107 meter persegi di Jakarta Pusat untuk Kemenag sebagai asrama program pendidikan kader ulama internasional Masjid Istiqlal.

Keempat, tanah dan bangunan seluas 613 meter persegi di Jakarta Barat untuk Kemenkomarves sebagai gedung arsip.

Kelima, satu bidang tanah seluas 120 ribu meter persegi di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Berdagi untuk Kementerian Pertahanan sebagai pemenuhan sarana kantor Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut.

Keenam, tanah dan bangunan seluas 1.790 meter persegi di Kota Semarang untuk Kementerian Keuangan sebagai kantor.

Ketujuh, tanah dan bangunan seluas 150 meter persegi di Kota Makassar kepada Kemenkeu sebagai rumah solusi ekspor.

Kedelapan, tanah dan bangunan seluas 153 meter persegi di Kota Samarinda untuk Kemenkeu sebagai rumah negara.

Kesembilan, sebidang tanah seluas 80 ribu meter persegi di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Berdagi untuk Polri sebagai Markas Komando dan mes asrama.

Ke-10, sebidang tanah seluas 2.274 meter persegi di Kota Lhoksumawe untuk BPS sebagai kantor.

Ke-11, tanah dan bangunan seluas 482 meter persegi di Kota Bandar Lampung untuk BNN sebagai kantor.

Ke-12, dua bidang tanah seluas 115 ribu meter persegi di Kabupaten Lampung Selatan untuk Polri sebagai pemenuhan sarana kantor, markas komando dan mes asrama.

Kemudian, pemerintah juga hibahkan tanah seluas 103.290 meter persegi di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Timur dengan nilai Rp345,7 miliar.

“Semoga aset hibah ini bisa tingkatkan peran dan tugas k/l,” tutupnya. (**)

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Penyitaan Aset Obligor BLBI Akan Sulit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post