Tim Gabungan BNN-Polda Tangkap Kurir Sabu di Aceh

Tim Gabungan BNN-Polda Tangkap Kurir Sabu di Aceh
Foto: Illustrasi penangkapan kurir sabu di Aceh.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Tim gabungan BNN-Polda tangkap kurir sabu di Aceh. Sejumlah barang bukti diamankan.

“Satu pria berinisial M (39) diduga menjadi kurir sabu ditangkap. Sekali beroperasi mendapat upah senilai Rp 10 juta,” ungkap Kepala BNNP Aceh Brigjen Heru Pranoto, di Aceh, Jumat 16 Juli 2021.

Ia menjelaskan, M tersangka kurir sabu di Aceh menjemput sabu atas suruhan bandar berinisial W. Bandar ini sudah kita tetapkan sebagai DPO.

Baca juga: Pernah ke Aceh, ASN Meninggal Positif Corona Morowali Sulteng

Penangkapan M tersangka kurir sabu di Aceh bermula usai BNN Aceh dan Direktorat Narkotika Polda Aceh, telah mengantongi informasi terkait penyelundupan narkoba dari Malaysia. Rabu 30 Juni lalu.

“Setelah diselidiki, sabu itu diketahui dibawa lewat jalur laut ke Krueng Raya, Aceh,” sebutnya.

Sabu dikendalikan bandar W, akan dibawa ke rumahnya di Lhokseumawe. Setelah dilakukan pengintaian, tim gabungan mengetahui sabu itu akan dijemput M tersangka kurir sabu di Aceh. Penjemputan paket di kawasan Krueng Raya.

Baca juga: Satgas Jemput 500 Dosis Vaksin Covid 19 Tahap Pertama

Tidak lama berselang, tim gabungan mencurigai satu unit mobil Mobil Toyota Hilux yang melintas dari arah Krueng Raya menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi. Mobil itu mengangkut dua karung barang.

“Petugas kemudian melakukan pengejaran dan mobil diberhentikan. Setelah diperiksa, karung itu ternyata berisi 30 bungkus sabu seberat sekitar 31 kilogram,” jelasnya.

Baca juga: Satgas Jemput 500 Dosis Vaksin Covid 19 Tahap Pertama

Tersangka M mengaku menjemput barang atas suruhan W

Dalam pemeriksaan, M tersangka kurir sabu di Aceh mengaku mengambil sabu dari pria tidak dikenalnya. Dia mengaku menjemput barang haram itu atas suruhan W.

“Dia mengaku mendapat upah Rp 10 juta, dan akan dibayar setelah sabu diterima W,” ujarnya.

Sehari berselang, BNNP mencari W di rumahnya di Lhokseumawe. Namun petugas gagal menciduknya karena rumah sudah dalam keadaan kosong.

Baca juga: Satgas Jemput Satu Warga Positif Corona di Kota Palu

“Sejatinya sabu itu diantar ke rumah W dan kemudian W mengirim sabu ke Jakarta,” bebernya.

Sebelumnya, dalam kasus serupa, terdakwa kurir sabu 25 kilogram (kg), Taufik Hidayat (47), divonis hukuman mati. Majelis hakim menilai Taufik bersalah terkait peredaran narkoba. (***)

Baca juga: Viral YouTuber Bagi-bagi Uang di Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post