Tiga Target Layanan Utama Kependudukan Parigi Moutong 2020

0
39
Tiga Target Layanan Utama Kependudukan Parigi Moutong 2020
Layanan Kependudukan- Kadisdukcapil Kabupaten Parigi Moutong paparkan tiga layanan utama kependudukan Parigi Moutong 2020, di Kantor Disdukcapil Parimo, Jumat 24 Januari 2020. GemasulawesiFoto/MuhammadRafii.



Parigi moutong, gemasulawesi.comDinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) target tiga layanan utama kependudukan Parigi Moutong tahun 2020.

“Intinya, target layanan kependudukan Parigi Moutong yang dilakukan pada tahun 2019 akan disempurnakan pada tahun 2020,” ungkap Kepala Disdukcapil Parimo, Lewis, di ruang kerjanya, Jumat 24 Januari 2020.

Ia melanjutkan, target pertama layanan kependudukan Parigi Moutong tahun 2020 adalah memantapkan inovasi layanan yang sudah dilakukan. Misalnya, sirkulasi pelayanan cepat, pelayanan Adminduk keliling dan pelayanan SIAK jarak jauh.

Pihaknya telah melakukan uji coba paket inovasi. Contohnya, pelayanan Adminduk keliling paket penuh termasuk cetak ditempat. Programnya sudah berjalan, namun belum maksimal. Perlu ditingkatkan, agar pelayanan cepat dan maksimal dapat diwujudkan.

Semula, target pelayanan tim hanya mampu melayani sampai 30 orang. Pada tahun 2020 dapat ditingkatkan hingga 75-100 pemohon. Harapannya, pemutakhiran data dan cakupan kepemilikan data dapat meningkat.

“Sistem pelayanan kami paket penuh. Kami sarankan dalam pengurusan berkas dalam satu KK dapat satu kali pengurusan,” jelasnya.

Dasar pelayanan publik Dukcapil, agar seluruh layanan publik bersesuaian dengan dokumen kependudukan. Cakupan kepemilikan akta kelahiran dikhususkan untuk usia 0-18 tahun, sesuai dengan target nasional.

Walaupun ada kendala, pada pengaplikasian tandatangan elektronik. Kadangkala adanya sistem yang tertunda. Misalnya, pelayanan dokumen kependudukan secara keseluruhan dalam satu keluarga, terdapat satu anggota keluarga yang belum mendapatkan dokumen kependudukan karena sistem dari pusat terganggu.

“Itu yang membuat pelayanan satu hari dari kami sedikit terganggu,” tegasnya.

Target yang kedua adalah akan membuka pelayanan di Kecamatan Taopa. Personilnya sudah disiapkan. Sementara, pihaknya memakai alat dan prasarana yang lama. Sambil menunggu peralatan yang baru. Targetnya, kami membuka penerimaan operator khusus SIAK dari warga lokal.

Dan target ketiga adalah bisa melayani paket pelayanan penuh di wilayah rentan Adminduk. Karena sulitnya warga akses ke unit layanan. Misalnya, di daerah pegunungan Koja, Baina Barat, Tinombo Barat dan Selatan.

“Nanti, teknisnya ada operator dan sarana prasarana yang ditempatkan disana. Sehingga warga bisa dimudahkan,” tutupnya.

Baca juga: PT. KNK Belum Miliki Izin Operasional Produksi di Parigi Moutong

Laporan: Muhammad Rafii

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here