Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Tiga Subsektor Kontribusi PDB Ekonomi Kreatif Indonesia

Tiga Subsektor Kontribusi PDB Ekonomi Kreatif Indonesia
Foto: Illustrasi PDB ekonomi kreatif Indonesia.

Gemasulawesi– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebutkan, terdapat tiga subsektor beri kontribusi besar terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia yaitu kuliner, fesyen dan kriya.

“Presentasenya, untuk kuliner sebesar 41,5 persen, fesyen 17,7 persen, dan kriya sebesar 15 persen,” ungkap Sandiaga sebagaimana tertera dalam keterangan pers, di Jakarta, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Oleh karena itu, dia menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk menciptakan lokomotif ekonomi kreatif dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, kontibusi PDB ekonomi kreatif Indonesia.

Baca juga: Sektor Pertanian Indonesia Kontribusi Pemulihan Ekonomi Nasional

Seperti mendorong para pelaku parekraf melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi lewat sejumlah program seperti #BeliKreatifLokal, Wirausaha Digital Mandiri (Widuri) Ekonomi Kreatif dan Baparekraf Digital Talent.

“Oleh karena itu, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung Indonesia harus mampu menjawab tantangan dan kemandirian di masa pandemi,” tuturnya.

Pada 2021, dikatakan kontribusi UMKM terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia sudah mencapai 62,3 persen dan dalam trajektori menuju 2025 bisa mencapai angka 65 persen.

Melihat kontribusi PDB ekonomi kreatif Indonesia, ia pun mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) memanfaatkan platform digital, dalam meraih peluang pada masa pandemi Covid19.

“Pandemi Covid-19 ini memacu terjadinya akselerasi proses digitalisasi, sehingga muncul berbagai peluang yang akan membawa kita menjadi pemenang,” kata Sandiaga

Survei: 88,1 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan layanan perdagangan elektronik

Berdasarkan survei We Are Social pada April 2021, disebutkan sekitar 88,1 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan layanan perdagangan elektronik (e-commerce) untuk berbelanja produk.

Dia menyatakan, hal ini merupakan persentase tertinggi di dunia. Sehingga, pengembangan produk dan sumber daya manusia di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif bisa dimanfaatkan melalui digitalisasi.

Diketahui, lima sektor usaha memberikan kontribusi 64,85% terhadap Produk Domestik Bruto Indonesiapada triwulan II-2021, adalah industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.

Badan Pusat Statistik mencatat, kelima sektor pendorong PDB pada triwulan II-2021 ini mengalami pertumbuhan positif yaitu sektor industri sebesar 6,58%, pertanian 0,38% perdagangan 9,44% konstruksi 4,42% dan pertambangan 5,22%.

Untuk sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang tumbuh 0,38% dipengaruhi oleh meningkatnya produksi perikanan budidaya dan produksi tangkap sehingga mampu tumbuh 9,69%. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post