Selasa, Mei 18, 2021

Tiga Pelaku Penghilangan Nyawa di Kota Palu Jadi Tersangka

Satu orang kehilangan nyawa dan satu luka berat

Must read

Berita kota palu, gemasulawesi– Polisi menetapkan tiga pelaku penghilangan nyawa sebagai tersangka, dalam kasus penganiayaan di panti asuhan Nurotul Munawarrah Jalan Sapta Marga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa malam 20 April 2021.

“Ketiga pelaku AD (pria), MR (pria) dan RD (pria) menghilangkan nyawa korbannya berinisial AR (pria). Sementara SR (pria) alami luka berat,” ungkap Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, di Kota Palu, Rabu 21 April 2021.

Ia mengatakan, kasus tiga pelaku penghilangan nyawa di Kota Palu dipicu persoalan utang. Akibatnya, AR meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Samaritan.

Sementara SR korban lainnya, mengalami luka berat dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit dr Sindhu Trisno atau Wirabuana.

“Kasus ini bermula saat korban AR mendatangi panti asuhan Nurotul Munawarah untuk menagih utang. Dan disambut pengelola panti asuhan MR,” jelasnya.

Korban AR meminta uang sebanyak Rp 20 juta dengan alasan uang pembayaran tanah belum lunas.

Tersangka pelaku penghilangan nyawa, MR membantah utang itu sudah lunas. Kemudian terjadilah cek cok mulut mengakibatkan korban memukul meja.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai

Ia melanjutkan, tersangka pelaku penghilangan nyawa AD dan MR tersinggung dan langsung melakukan penganiayaan kepada korban.

“Korban berlari keluar dari panti asuhan. Tersangka AD dan MR mengejar korban dengan menggunakan parang,” terangnya.

Korban AR kata dia, mengalami luka di bagian tangan kiri dan kanan terputus, menyebabkan meninggalkan dunia.

Baca juga: Edarkan Sabu, Warga Kayuboko Parigi Moutong Ditangkap Polisi Donggala

Ia menjelaskan, ketiga pelaku penghilangan nyawa di Kota Palu, Sulawesi Tengah, diancam dengan pasal berlapis sesuai perannya. Yaitu Pasal 338 KUHP ancaman 15 tahun, pasal 170 KUHP sub 12 tahun, pasal 353 KUHP ancaman sembilan tahun dan pasal 351 KUHP ancaman tujuh tahun penjara.

Korban SR mengalami luka berat. Saat ini menjalani perawatan medis di RS. Sindu Trisno atau Wirabuana.

“Ketiga pelaku telah ditahan di Mako Polres Palu,” tutupnya.

Baca juga: Dua Warga Parigi Tengah Parimo Positif Virus Corona

Laporan: Rafiq

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article