Tiga Jaringan Daerah Irigasi Parigi Moutong Dapat Anggaran Rehab

waktu baca 2 menit
Illustrasi Jalur Irigasi

Parigi moutong, gemasulawesi.com Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) menganggarkan dana rehab di tiga jaringan Daerah Irigasi (DI) pada tahun 2020.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang SDA Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong, Alfianto di ruang kerjanya, Selasa 18 Februari 2020.

“Tiga jaringan DI adalah Desa Malanggo Kecamatan Tinombo Selatan, Desa Ogotomubu Kecamatan Tinombo Selatan dan Ampibabo. Namun, saat ini masih dalam tahap proses penyusunan tender,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, total anggaran yang disiapkan senilai Rp4 Miliar. Dari total anggaran itu kata dia, sudah termasuk dana pendukung dan operasional.

Dalam pelaksanaan rehab jaringan irigasi Parigi Moutong lanjut dia, nantinya yang menjadi kewenangan Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong melalui Bidang SDA khusus pada jaringan DI kategori primer dan sekunder.

“Kalau tersier bukan kewenangan Dinas PUPRP karena menyangkut pertanian,” terangnya.

Ia menerangkan, rehab jaringan DI khusus kategori primer tergantung lebar karena posisinya yang berada tepat pada bagian imtek irigasi.

Berbeda dengan jaringan DI kategori sekunder kata dia, disesuaikan dengan dimensi saluran. Pasalnya, terkadang ada jaringan DI sekunder yang dimensinya kecil.

Namun, bentuknya sangat panjang dan ada pula dimensi salurannya yang lebar berukuran pendek.

Baca juga: Soal Ujian Seleksi PPK Dibuat Komisioner Parigi Moutong?

Baca juga: Menakar Independensi Komisioner KPU Parigi Moutong, Tanpa CAT Seleksi PPK

“Untuk tahun 2020, jumlah jaringan DI yang mendapat alokasi anggaran rehab mengalami penurunan. Jika dibandingkan dengan tahun 2017 dengan anggaran yang melimpah,” tegasnya.

Kemudian, jumlah anggaran khusus rehab jaringan DI mengalami penurunan pada 2018.

Hingga pada 2019 lalu, jumlah besaran anggaran turun hingga Rp11 Miliar.

“Di tahun 2020 ini, memang terjadi pengurangan besaran anggaran hingga menjadi Rp4 Miliar. Saya juga tidak mengetahui pasti penyebab pengurangan anggaran,” akunya.

Ia menambahkan, kondisi 34 jaringan DI di Parigi Moutong dalam kondisi baik. Menurutnya, seluruh jaringan DI masih dapat dimanfaatkan petani.

“Memang ada beberapa jaringan DI perlu diperbaiki,” tutupnya.

Baca juga: DPUPRP Usulkan Revisi Perda RTRW Parigi Moutong

Laporan: Rhoy L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.