Tewasnya Siswi SMA Negeri 1 Parigi Utara Diduga Dibunuh

0
88
SHARE

PARIGI UTARA, gemasulawesi.com-Tewasnya seorang siswi SMA Negeri 1 Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong yang diketahui bernama Rina (17) diduga akibat dibunuh.

Siswi yang sempat dikabarkan hilang selama empat hari itu, ditemukan oleh warga bernama Saiful di kebun milik Ludin di Desa Toboli Barat dalam kondisi mengenaskan pada Sabtu (18/11/2017).

Namun, pihak Kepolisian belum dapat memastikan, bahwa tewasnya siswi yang duduk dibangku kelas III itu dibunuh.

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Sirajudin Ramly kepada sejumlah wartawan usai melihat langsung tempat ditemukannya jenazah siswi tersebut menjelaskan, saat itu Saiful bersama mertuanya bernama Arfiah yang tak lain adalah mertuanya tengah berada di kebun.

Kemudian, Arfiah mencium bau busuk yang diduganya berasal dari kebun milik Ludin.

Penasaran dengan bau tersebut, Arfiah pun memanggil Saiful agar mencari tahu penyebab bau busuk itu.

Saat itu pula, Saiful langsung bergegas menuju kebun milik Ludin dan melihat semak-semak yang banyak kerumunan lalat.

Setelah dicek kata dia, di tempat kerumunan lalat itu terlihat pakaian sekolah batik berwarna biru dan rok abu-abu yang diketahuinya merupakan seragam SMA Negeri 1 Parigi Utara.

Namun, Saiful mengaku belum langsung memastikan, apakah yang dilihatnya itu adalah jenazah seorang pelajar atau tidak.

“Saiful memutuskan untuk memanggil warga lainnya bersama-sama mengecek secara langsung dan akhirnya diketahui bahwa yang dilihatnya itu, adalah jenazah Rina yang dikabarkan hilang selama empat hari. Kondisi jenazah sudah membusuk dan dalam keadaan telungkup. Kemudian, jenazah pun langsung diotopsi di RSUD Anuntaloko Parigi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian siswi tersebut,” terangnya.

Laporan : Roy L. Mardani


SHARE

Tinggalkan Balasan