Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Tersangka Pembobolan Mesin ATM Habiskan Hasil Curian Beli Mobil

Tersangka Pembobolan Mesin ATM Habiskan Hasil Curian Beli Mobil
Foto: Mesin ATM dibobol.

Gemasulawesi- Polisi akhirnya berhasil menangkap dua tersangka pembobolan mesin ATM di sebuah mini market di Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu. Mereka mengaku menggunakan uang hasil curian untuk membeli pakaian hingga mobil.

“Kedua tersangka yakni RA dan ARW akhirnya berhasil diringkus, Sabtu 14 Agustus 2021 sekitar pukul 02.00 WIB di wilayah Sleman, DIY,” ungkap Kapolres Magelang AKBP Ronald Purba dalam keterangannya, Minggu 15 Agustus 2021.

Berdasarkan keterangan kedua tersangka pembobolan mesin ATM, hasil curian dengan cara membobol mesin ATM itu lantas dibagi dua.

Baca juga: Pelaku Pembobolan Mesin ATM di Bandung Berjumlah Tiga Orang

Menurut RA tersangka pembobolan mesin ATM, aksinya dilakukan karena mengaku terlilit hutang.

Sehingga, RA tersangka pembobolan mesin ATM menggunakan uang hasil curian untuk melunasi hutangnya. Sedangkan tersangka ARW, menggunakan untuk membeli mobil dan membeli pakaian.

Dari hasil pemeriksaan juga terungkap, aksi pembobolan ATM itu pernah dilakukan tersangka di tiga lokasi lain, yakni Kebumen, Mertoyudan, dan Sukoharjo.

Dari para tersangka, polisi turut menyita satu unit mobil BMW 318i. “(Mobil) dibeli dari uang hasil curian,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Awal Penyelidikan Kasus Pembobolan ATM

Satreskrim Polres Magelang dan Polsek Mertoyudan meringkus dua tersangka pembobolan mesin ATM di sebuah mini market yang berada di Jalan Sarwo Edi Wibowo, Kecamatan Mertoyudan.

Dalam aksinya, para tersangka dengan memanjat tembok samping minimarket, mengelas atap seng dan memutus kabel CCTV.

“Setelah pelaku mengelas atap seng dan memutus CCTV, kedua pelaku masuk melalui plafon gudang, memiloks kamera CCTV, mengelas mesin ATM dan mengambil uang dalam mesin ATM dalam mini market tersebut,” tuturnya.

Pencurian itu terungkap setelah seorang pegawai mini market datang ke lokasi dan melihat kondisi minimarket sudah berantakan. Selain itu mesin ATM juga dalam kondisi terbuka dan bekas terbakar.

Peristiwa itu lantas dilaporkan ke pihak kepolisian. Selanjutnya, polisi melakukan olah TKP dan berhasil mengindentifikasi para tersangka.

“Pelaku sempat melawan saat akan ditangkap, petugas kami akhirnya melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki tersangka,” ungkapnya. (***)

Baca juga: Pelaku Pembobol Website Untad Palu Terancam Pidana 12 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post