2Banner GIF 2021

Terduga Pencuri Kotak Amal Masjid di Parimo Terancam Penjara 7 Tahun

Terduga Pencuri Kotak Amal Masjid di Parimo Terancam Penjara 7 Tahun
Foto: Terduga pelaku pencuri kotak amal dan peralatan masjid di Parigi Moutong.

Gemasulawesi– Pria berinisial SA asal Provinsi Gorontalo terduga pencuri kotak amal dan peralatan masjid di beberapa wilayah di Parigi Moutong terancam penjara tujuh tahun.

“Pelaku kami sangkakan dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 e jo 65 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Saat ini pelaku telah kami amankan di Mapolres Parigi Moutong,” ungkap Kapolres Parigi Moutong, AKBP Andi Batara Purwacaraka, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 19 Oktober 2021.

Baca juga: Dua Pelaku Pencurian di Palu Diringkus, Satu Diantaranya Ditembak

Dia mengatakan, terduga pencuri kotak amal dan peralatan masjid itu mencuri mixer sound sistem dan perkengkapan ibadah mesjid lainnya serta kotak amal mesjid di Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, dan Sausu Kecamtan Sausu.

Penangkapan pelaku, usai pihaknya menerima laporan masyarakat. Selanjutnya, ditindaklanjuti dengan memerintahkan Satuan Reskrim, untuk melakukan patrol dan secepatnya menangkap pelaku pencurian.

“Sejumlah sound sistem, mixer, kipas Angin, Amplifier, karpet masjid, Dispenser, microphone dan peralatan masjid, diambil pelaku dalam aksi pencuriannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Parigi Moutong, AKP Donatus Kono mengatakan, dalam tempo cepat pihaknya berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku, berinisial SA (38), berasal Bualemo, Provinsi Gorontalo.

Barang bukti yang berhasil diamankan kata dia, satu unit sepeda motor metik, lima unit amplifier. Kemudian, mixer, dispenser, jam digital, DVD masing-masing satu unit, lima unit speaker, dua unit cas dan salonnya, tiga unit kipas angina, dan sepuluh karpet.

“Kami juga amankan, obeng, gunting, martil, travo dan masih banyak barang bukti lain yang telah dijual oleh pelaku ke Provinsi Gorontalo dan kabupaten lain,” ungkapnya.

Dia menambahkan, modus pelaku yaitu berpura-pura melaksanakan sholat di Mesjid. Setelah menganggap situasi sudah sepi, barulah pelaku menggasak segala bentuk barang di dalam Mesjid termasuk kotak amal.

“Pengangan ini berawal saat patroli, tim Buser melihat motor terparkir di depan mesjid  Jami Nurul Falaah, dan mencurigakan karena bukan pada saat waktu Sholat, sekitar jam 02.00 WITA,” kata dia.

Selanjutnya, tim Buser berusaha mencari pemilik motor dan menemukan pelaku menggunakan masker TNI-Polri tergesa-gesa keluar dari dalam Masjid.

“Pelaku sempat menggertak salah satu anggota Buser. Kemudian anggota Buser mengeledah terduga pelaku, motor dan barang- barang korban,” ujarnya.

Pada saat penggeledahan ditemukan beberapa perlengkapan Masjid, dan tim melakukan interogasi terhadap pelaku.

“Pelaku akhirnya mengakui kalau ia mencuri barang itu dari dalam Mesjid diwilayah Kecamatan Torue dan Kecamatan Sausu,” tutupnya. (***)

Baca juga: Peduli Korban Bencana, Parigi Moutong Gelar Laga Amal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post