Terdakwa Kasus Pelanggaran UU ITE Adam Deni Divonis 8 Tahun Penjara

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Hukum, gemasulawesi – Terdakwa Kasus dugaan pelanggaran UU ITE Adam Deni divonis delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), terkait kasus ilegal mengakses dokumen Wakil ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni.

Selain Adam Deni, Ni Made Dwita yang merupakan rekannya juga telah diamankan dengan kasus yang sama dan juga dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman yang serupa. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pada hari Senin 30 Mei 2022.

Jaksa Penuntut Hukum menyebutkan bahwa terdakwa Adam Deni telah terbukti secara sah dan meyakinkan kalau telah melakukan transmisi atau pemindahan dokumen milik Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni secara ilegal.

“Terdakwa Adam Deni dan juga Ni Made Dwita yang juga rekannya divonis delapan tahun penjara dikurangi dengan masa tahanan,” ucap Jaksa Penuntut Umum saat membacakan mosi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin 30 Mei 2022.

Baca: KM Ladang Pertiwi 2 Tenggelam Diduga Karena Ada Kelalaian

Tak hanya itu, Adam Deni dan Ni Made Dwita terdakwa Kasus dugaan pelanggaran UU ITE juga dijerat dengan denda Rp 1 miliar. Jika denda tidak dibayar, kedua terdakwa diharuskan menjalani hukuman tambahan untuk beberapa bulan ke depan.

“Jika denda tidak dibayar, hukumannya masing-masing diganti lima bulan,” jelas jaksa penuntut umum. (*)

Baca: 38 KK Korban Puting Beliung Terima Bantuan Logistik Dinsos Kota Palu

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.