Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Tenaga Kerja Masuk Program BSU Parigi Moutong

Tenaga Kerja Masuk Program BSU Parigi Moutong
Foto: Tenaga Kerja Masuk Program BSU Parigi Moutong.

Gemasulawesi- Disnakertrans proyeksikan tenaga kerja masuk program BSU Parigi Moutong 2021, Sulawesi Tengah.

“Iyah, tenaga kerja kita dapat BSU itu, sesuai informasi dari pemerintah pusat,” ungkap Kepala Disnakertrans Parigi Moutong, I Wayan Sariana saat dihubungi, Rabu 25 Agustus 2021.

Namun, belum ada jumlah pasti tenaga kerja sebagai penerima program BSU Parigi Moutong. Sebab proses penyaluran dilakukan langsung ke rekening dan menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Kemnaker Targetkan Pencairan BSU Pekan ini

Pihaknya kata dia, hanya bertindak melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan itu.

“Kami memperingatkan pihak perusahaan untuk memastikan karyawannya terdata dalam BPJS Ketenagakerjaan,” sebutnya.

Kemudian, memastikan karyawan telah menerima bantuan sebesar Rp 1 juta per bulan, selama dua bulan. Sehingga target pemerintah melalui program BSU Parigi Moutong itu benar-benar tercapai.

Baca juga: Cair Pekan ini, Penyaluran Dana BSU Akan Diresmikan Presiden

“Jangan data ada, namun upah tidak di transfer ke rekening, ini yang kami awasi,” ujarnya.

Pihaknya pun lanjut dia, akan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk meminta data-data penerima program BSU Parigi Moutong.

Baca juga: Ini Syarat Pencairan Bantuan Subsidi Upah

Disnakertrans pastikan keakuratan data tenaga kerja perusahaan ke BPJS 

Tujuannya, untuk memastikan keakuratan data tenaga kerja yang diserahkan pihak perusahan ke BJPS.

 “Kami ingin pastikan itu, apakah benar tenaga kerja itu karyawan suatu perusahaan tertentu atau tidak. Jangan sampai penyalurannya tepat waktu tapi tidak tepat sasaran. Saya juga mau bertanya, apakah perima itu hanya yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan saja, atau ada juga yang tidak,” ujarnya.

Baca juga: Kemnaker Susun Permenaker BSU Pekerja

Namun melihat pengalaman sebelumnya, laporan dari BPJS biasanya disampaikan setiap bulannya, secara tertib. Sehingga, di awal September nanti menjadi rencananya untuk membangun komunikasi.

Dia menjelaskan, tujuan pemberian BSU Kemnaker itu, sebenarnya upaya pemulihan ekonomi nasional serta mengantisipasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid19.

Olehnya, pihaknya berharap tenaga kerja dapat memanfaatkan dengan baik dana bantuan itu, untuk memenuhi kebutuhan semala di masa pandemi.      

Baca juga: Parimo Proyeksikan 30 Miliar Anggaran Vaksin Covid 19

Laporan: Novita Ramadhani 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post