2Banner GIF 2021

Temuan Mayat di Tambang Ilegal Kayuboko Dalam Penyelidikan Kepolisian

Temuan Mayat di Tambang Ilegal Kayuboko Dalam Penyelidikan Kepolisian
Tambang ilegal Kayuboko

Parigi moutong, gemasulawesi – Warga Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi tenggara ditemukan tidak bernyawa lagi di lokasi tambang ilegal Kayuboko, Kecamatan Parigi barat.
Korban yang kemudian diketahui bernama Zaenal (22) ditemukan oleh warga bernama Ikhsan yang langsung melaporkan penemuan mayat ke Kepolisian Sektor Parigi.
Terkait persoalan tersebut Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sedang melakukan penyelidikan.

Baca juga: Kerap Banjir, Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Ilegal

“Kami sedang melakukan langka penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi. Mereka merupakan kerabat dekat korban, sekampung dengan korban,” ungkap Kapolres Parigi Moutong, AKBP Yudy Arto Wiyono saat dihubungi, Minggu 14 November 2021.
Awal ditemukan, korban yang ditemukan pada 12 November 2021, sekitar pukul 03:00 Wita, tanpa identitas.

Baca juga: Lagi, Warga Olaya Keluhkan Imbas Tambang Emas Ilegal

Kemudian kata dia, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengamankan tempat ditemukan mayat korban.
“Dari hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi terlentang. Dalam kondisi ada luka, pada bagian kepala,” ungkapnya.
Menurut dia, usai melakukan olah TKP pihaknya langsung mengamankan yang ada diseputaran lokasi, dan mayat korban langsung dilarikan ke RSUD Anuntaloko Parigi.
Yudy menjelaskan, untuk mengetahui kepastikan penyebab kematiannya, korban pun langsung bawa ke rumah sakit Bhayangkara Kota Palu, guna menjalani otopsi.
“Disamping itu juga kami melakukan penyelidikan terkait identitas korban yang saat itu belum kami ketahui,” kata dia.

Baca juga: Diduga Solar Tersuplai ke Tambang Emas Ilegal Parimo

Setelah dilakukan penyelidikan lanjut dia, baru diketahui korban bernama Zaenal (22) warga Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.
Informasi korban itu, diketahui pihaknya usai memeriksa dua karabat korban yang melakukan aktifitas mendulang di tambang ilegal Desa Kayuboko.
“Dari situ kami dapat menghubungi keluarga korban, dan menginformasikan peristiwa yang menimpanya. Semalam (13/11/2021) telah mendatangi Polres Parimo, dan diantarkan ke rumah sakit Bhayangkara,” jelasnya.

Baca juga: Inspektorat Duga Pengelolaan Dana Desa Kayuboko Ada Penyimpangan

Pihaknya kata dia, masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dari peristiwa tersebut. Dia pun berjanji akan menyampaikan perkembangan atas penanganan kasus itu.
Ditanyakan tentang kericuan yang sempat terjadi Jumat (12/11) malam pasca penemuan korban di tambang ilegal Desa kayuboko, Yudy membantah. Menurutnya, warga hanya ingin menanyakan tindakan kepolisian penanganan atas penemuan mayat tersebut.
“Kondisi disana masih kondusif. Warga pendulang secara tradisional masih melakukan aktifitas, namun ada juga yang tidak melakukan kegiatan sebagai bentuk empati,” pungkasnya. (**)

Baca juga: Edarkan Sabu, Warga Kayuboko Parigi Moutong Ditangkap Polisi Donggala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post