Warga Temukan Sumur Gas Alam di Parigi Moutong

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Telah ditemukan sebuah sumur gas alam oleh warga Desa Bambalemo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Polisi menghimbau kepada warga agar yang berada di sekitar sumur suntik yang mengeluarkan gas alam di Desa Bambalemo untuk menghindari aktivitas di area itu untuk kepentingan keselamatan.  

“Kepada warga di sekitar sumur suntik diharapkan agar jangan bermain pemantik api hal itu bisa menyebabkan kebakaran nantinya,” ucap Kepala Bagian Operasi Polres Parigi Moutong Junus Acpha yg dihubungi di Parigi, Selasa 10 Mei 2022.  

Berdasarkan laporan dia menjelaskan, sebuah sumur gas alam ditemukan masyarakat dan sudah di laporkan pada pihak kepolisian semenjak pagi melalui Babinkamtibmas.

Atas laporan tadi, selanjutnya sumur suntik yang mengeluarkan gas tadi agar disegel polisi buat kepentingan keamanan, dan warga setempat di minta untuk tidak dulu beraktivitas sekitaran sumur suntik itu atau menyalakan api karena bisa menimbulkan bahaya.  

Berdasarkan laporan tersebut, gas kemudian dikeluarkan dari sumur injeksi yang disegel oleh polisi untuk alasan keamanan, dan warga dihimbau untuk tidak bergerak atau membuat api di dekat sumur karena dapat menimbulkan bahaya.   

Baca: Banjir Kiriman Dari Kabupaten Sigi, Pemkot Palu Buat Posko Pengungsian

“Laporan ini juga sudah kami tindaklanjuti dan kirimkan ke ESDM Sulteng untuk dikaji karena belum diketahui kandungan gasnya beracun atau tidak,” kata Acpah.

Rusli M Ibrahim, warga setempat, mengatakan, gas yang keluar dari  tanah sudah bekerja hampir sebulan sejak disuntikkan ke sumur  di tengah puasa.

Ia mengatakan, pembuatan sumur injeksi atas permintaan pemilik rumah kontrakan di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi. Saat dia sedang mengebor dan memasang pipa ketiga, dia tiba-tiba mendengar ledakan.

“Tiba-tiba di kedalaman 18 meter ada semburan lumpur setinggi pohon kelapa, tapi tidak berlangsung lama,” kata Rüsli. (*)

Baca: Menteri Kesehatan Pastikan PMK Resiko Menular ke Manusia Rendah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.