Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Tatap Muka Sekolah Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan, Ini Syaratnya

Tatap Muka Sekolah Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan, Ini Syaratnya
Foto: Illustrasi tatap muka sekolah.

Gemasulawesi– Presiden Jokowi mendorong agar Pembelajaran Tatap Muka sekolah wilayah PPKM Level 1-3. Pemberian izin itu dengan catatan menerapkan Prokes ketat.

“Bagi sekolah berada di wilayah PPKM level 1-3, Bapak Presiden telah mengimbau agar segera laksanakan PTM terbatas. Apalagi jika peserta didiknya sudah divaksinasi,” ungkap Mendikbudristek, Nadiem Makarim dalam keterangannya, Kamis 19 Agustus 2021.

Pernyataan Jokowi terkait Tatap Muka sekolah wilayah PPKM Level 1-3 diizinkan saat meninjau vaksinasi covid19 untuk pelajar digelar di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis 19 Agustus 2021.

Baca juga: Senin, PPKM Level Empat Mulai Berlaku di Kota Palu dan Morowali Utara

Nadiem menyebut, tatap muka sekolah wilayah PPKM level 1-3 dengan protokol kesehatan ketat itu, diantaranya maksimal kuota siswa di kelas hanya 50 persen.

Menurut dia, siswa ikut pembelajaran tatap muka sekolah wilayah PPKM Level 1-3, meski belum menerima suntikan vaksin covid19 pun diizinkan.

Namun kata dia, dengan memegang prinsip kehati-hatian. Ketentuan itu, bahkan telah sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri.

“Bagi sekolah yang peserta didiknya belum mendapatkan giliran vaksinasi, sekolah di wilayah PPKM level 1-3 tetap dapat menyelenggarakan PTM terbatas dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ucapnya.

Baca juga: PPKM di Kota Palu, Pemkot Tiadakan Penyekatan Pos Perbatasan

Vaksinasi peserta didik usia 12-17 tahun baru mencapai 2 persen

Sementara itu, terpisah, Direktur Jenderal PAUD dan Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri mengatakan, hingga saat ini vaksinasi terhadap peserta didik usia 12-17 tahun baru mencapai 2 persen untuk dosis satu, dan kurang dari 1 persen untuk dosis dua.

Jumlah itu menurut dia masih relatif kecil, sedangkan untuk vaksinasi dosis 1 pada guru baru mencapai 40 persen, dan 30 persen untuk tahap dua.

Baca juga: Angka Covid19 Tinggi, PPKM Level Empat Diperpanjang 9 Agustus 2021

Namun, dia belum menjelaskan lebih lanjut terkait pelaksanaan vaksinasi yang ditargetkan rampung pada Agustus ini setelah sempat mundur dari Juni lalu.

“Kita baru 40 persen, gurunya divaksin 1. Vaksin 2, varu 30 persen. Murid kecil banget, baru sekitar 2 persen, itu vaksinasi 1. Vaksinasi 2, minggu lalu baru sekitar 60 ribuan,” tutupnya. (***)

Baca juga: Banggai Upayakan Ketersediaan Ruang Perawatan Pasien Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post