Target Penguatan Tenaga Pendidik, Disdikbud Parimo Gelar Lokakarya

0
206
Target Penguatan Tenaga Pendidik, Disdikbud Parimo Gelar Lokakarya
Lokakarya Disdikbud Parimo (Foto: Aqil)

Parimo, gemasulawesi.com Target penguatan tenaga pendidik, Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo) menggelar Lokakarya Penguatan Kapasitas Perencanaan Kebutuhan dan Pemindahan Tenaga Kependidikan.

Dari pantauan di aula Kantor Bupati Parimo, Kamis, 18 Juli 2019, nampak Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Kemendibud menggandeng Disdikbud Parimo.

“Lokakarya perencanaan kebutuhan dan pemindahan tenaga kependidikan, sangat penting diikuti. Gunanya, mendorong target penguatan kapasitas tenaga pendidikan yang bertujuan mencerdaskan anak-anak bangsa,” ungkap Kepala Disdikbud Parimo, Adruddin Nur, dalam sambutan pembukaannya.

Ia melanjutkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan lokakarya ini, terlebih materi diisi oleh perwakilan Kemendikbud. Tenaga pendidik sebagai perpanjangan tangan Disdikbud, harus mampu memberikan yang terbaik.

Kemudian, pihaknya meminta kepada seluruh peserta lokakarya dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Serta mencerna materi yang diberikan narasumber, agar ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dengan baik.

Diketahui, peserta lokakarya diikuti 25 orang yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten. Badan Kepegawaian Daerah atau Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah tingkat Kabupaten. Serta Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) dan Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI).

Kemendikbud gandeng Disdikbud Parimo penuhi target penguatan tenaga pendidik

“Maksud kegiatan ini dirancang dalam upaya memberikan pemahaman yang sama bagi pihak terkait dalam perencanaan kebutuhan dan penataan pengawas sekolah dan kepala sekolah di daerah,” jelas Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Parimo, Sunarti.

Ia melanjutkan, tujuan kegiatan memberikan pemahaman cara menghitung jumlah kebutuhan pengawas sekolah dan kepala sekolah dalam periode lima tahun dengan rincian kebutuhan setiap tahunnya.

Pemberian pemahaman cara memetakan kebutuhan pengawas sekolah dan kepala sekolah pada setiap jenjang pendidikan dikabupaten kota dan provinsi.

Selain itu diperoleh data hasil uji coba peta kebutuhan pengawas sekolah dan kepala sekolah pada setiap jenjang pendidikan di Kabupaten kota dan provinsi.

“Manfaat kegiatan tersebut meningkatkan kualitas dan produktivitas, menghasilkan sumber daya manusia berpengetahuan dan berketerampilan teknis. Memperbaiki kinerja, membantu memecahkan permaslahan operasional yang terjadi dilapangan, dan memenuhi kebutuhan pengembangan profesionalisme berkelanjutan,” tutup Sunarti.

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan