2Banner GIF 2021

Target 70 Persen Vaksinasi, Parigi Moutong Sasar Pedagang Pasar Tradisional

Target 70 Persen Vaksinasi, Parigi Moutong Sasar Pedagang Pasar Tradisional
Foto: Target 70 Persen Vaksinasi, Parigi Moutong Sasar Pedagang Pasar Tradisional.

Gemasulawesi– Pemda Parigi Moutong meningkatkan laju target vaksinasi mencapai 70 persen, salah satunya dengan menyasar sejumlah pedagang pasar tradisional.

“Kami sengaja menyasar pasar tradisional, karena pasar tempat pertemuan masyarakat berbelanja kebutuhan hidup, sekaligus mendekatkan layanan vaksinasi kepada publik,” ungkap Kepada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Fauziah Al Hadad, di Parigi, Senin 25 Oktober 2021.

Dia menjelaskan, capaian target vaksinasi Parigi Moutong saat ini masih cukup rendah, dan berada di urutan ke empat terakhir dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid19 Sasar Remaja untuk Jalani Vaksinasi

Olehnya, target vaksinasi perlu digenjot termasuk menyasar pedagang pasar, minimal Desember 2021 mendatang.

“Berbicara soal presentasi, otomatis kabupaten ini kelihatan rendah, karena pembagi Parigi Moutong cukup banyak dengan target sasaran 323.117 jiwa atau sekitar setengah dari sasaran target kabupaten/kota di Sulteng,” ucapnya.

Saat ini, jumlah warga di Parigi Moutong yang telah mendapat layanan vaksinasi kurang lebih 60 ribu jiwa, baik vaksinasi tahap satu dan dua.

Parigi Moutong telah mendapat tambahan porsi vaksin dari Pemerintah Sulawesi Tengah sebanyak 100 ribu lebih dosis. Tambahan ini dinilai sangat membantu percepatan membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Pemerintah terus berupaya melakukan pelayanan yang optimal dalam pemenuhan vaksinasi COVID-19, meskipun wilayah Parigi Moutong cukup luas yakni 472 kilometer, hal itu bukan penghalang untuk mengejar capaian target,” kata dia.

Pada skema vaksinasi di pasar tradisional, pemerintah setempat tidak hanya menyasar para pedagang, tetapi juga masyarakat umum dengan melibatkan Puskesmas terdekat.

Ke depan Dinkes juga berencana membuka gerai-gerai vaksinasi di tempat-tempat umum lainnya, agar masyarakat mudah mengakses layanan ini.

Sebelumnya, pemerintah setempat juga terlah menggencarkan vaksinasi di daerah terpencil dengan target 6.290 orang, yang meliputi 3.340 warga di Kecamatan Tinombo, 1.250 warga Palasa, 1.500 warga Tomini, serta masing-masing 100 warga di Ongka Malino dan Mepanga melibatkan sejumlah pihak mulai dari petugas Puskesmas, TNI/Polri hingga pemerintah desa.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi capaian target vaksinasi, oleh karena itu keterlibatan para pihak sangat dibutuhkan dan sangat membantu. Hari ini (Senin-red) kami juga menggelar vaksinasi kepada ASN dan pegawai kontrak masing-masing instansi berpusat di satu tempat,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Mensos Masih Temukan Penerima Bansos Tunai Salah Sasaran                       

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post