Tangani Virus Corona, Bupati Parigi Moutong Himbau Kades Sisipkan ADD 20 Persen

14
Tangani Virus Corona, Bupati Parigi Moutong Himbau Kades Sisipkan ADD 20 Persen
Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu

Parigi moutong, gemasulawesi.com Bupati Parigi Moutong (Parimo) H Samsurizal Tombolotutu menghimbau seluruh Kades untuk dapat menyisipkan anggaran penanganan Covid-19 sebesar 20 persen.

“Anggaran yang dapat disisipkan adalah dari Alokasi Dana Desa (ADD).  Jumlahnya sekitar 20 persen,” ungkapnya, Senin 23 Maret 2020.

Ia melanjutkan, tujuan penyisipan anggaran ini untuk berjaga-jaga, apabila ada warga desa di Parigi Moutong positif virus corona. Maka segera dilakukan penanganan Medis dengan menggunakan anggaran 20 persen itu.

Penyediaan anggaran 20 persen itu kata dia, tidak bisa diganggu gugat karena khusus untuk warga apabila terkena wabah virus corona.

“Anggaran 20 persen dari ADD untuk penanganan Covid-19 tidak bisa diambil untuk pembiayaan yang lain, karena hanya digunakan untuk warga yang terkena virus Corona,” jelasnya.

Apabila tidak ada warga yang terpapar virus corona kata dia, sampai Pemda nyatakan aman. Maka, dana itu tetap disimpan untuk tahun berikutnya.

Selain menghimbau Kades Bupati Parigi Moutong juga telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong H Ardi SPd MM untuk segera membuat surat edaran resmi terkait hal itu kepada seluruh Kades yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

Sebelumnya, tim gabungan Kabupaten Parigi Moutong akan menggunakan aplikasi E-Meeting untuk monitoring penanganan corona.

“Aplikasi E-Meeting ini berguna agar seluruh informasi terkait penanganan virus corona dapat diketahui secara serentak, terpadu dan cepat,” ungkap Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Zulfinasran, di sela-sela pertemuan di aula Bappelitbangda, Senin 23 Maret 2020.

Aplikasi E-meeting ini kata dia, bisa di download di playstore. Seluruh OPD dapat menggunakannya. Pihaknya akan berikan kode admin serta passwordnya dapat kepada user melalui bagian program masing-masing instansi.

Ia menjelaskan, selain memperkenalkan aplikasi E-Meeting, pertemuan ini juga untuk melihat dan mendiskusikan kebutuhan anggaran terkait penanganan dan pencegahan virus corona di Parigi Moutong.

Gugus tugas untuk penanganan virus corona telah dibentuk. Dan BPBD Parigi Moutong akan menjadi instansi penggeraknya, dibantu dengan OPD lainnya. Anggarannya, akan disinkronkan agar lebih tepat sasaran.

Baca juga: Parigi Moutong Sambut HPS dan Harkannas 2020, Ini Persiapannya

Laporan: Muhammad Rafii/Diskominfo

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.