Jumat, April 23, 2021

Tambang Ilegal Buranga Longsor, Diduga Puluhan Orang Tertimbun

Tiga Penambang Meninggal Dunia

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Tambang ilegal Buranga longsor, diduga puluhan orang tertimbun di Buranga, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Kejadian tambang ilegal Buranga longsor terjadi sekitar pukul 18.o0 Wita, Rabu 24 Februari 2021 di Desa Buranga,” ungkap salah seorang warga sekitar lokasi tambang Buranga, Sinta, Kamis 25 Februari 2021.

Mereka terjebak dalam timbunan longsoran tanah di kubangan lokasi penambangan, Buranga, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Menurut keterangannya, diduga puluhan warga sekitar sedang mendulang emas di kubangan galian alat berat, sebelum kejadian naas itu terjadi.

Baca juga: Satu Warga Tipo Kota Palu Timbun 1,7 Ton Solar Ilegal

Aktivitas warga mendulang emas di kubangan itu sempat mendapat peringatan, atas potensi bahaya longsoran tebing tanah. Mengingat kubangan ini cukup dalam.

Namun, peringatan itu tidak dihiraukan. Bahkan, warga mendulang emas secara bergantian. Beberapa warga sedang mendulang dan lainnya berdiri memantau di pinggiran tebing tanah kubangan.

Dari kejadian tambang ilegal Buranga longsor itu, terpantau sudah tiga korban berhasil dievakuasi. Namun, sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Evakuasi korban tidak dilanjutkan pada malam hari karena kondisi di lokasi kejadian yang tidak kondusif.

Saat ini, Pos SAR Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, turun melakukan evakuasi dan pertolongan korban lainnya dari timbunan longsoran tanah penambangan emas ilegal.

Sementara menurut informasi BPBD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kejadian tambang ilegal Buranga longsor berada di lokasi galian milik Baba di Dusun Lima Desa Buranga, Ampibabo.

Sudah tiga orang meninggal dari kejadian itu. Terdiri dari dua orang warga Desa Tombi, Ampibabo, inisian AN dan FI dan dibawa ke rumah duka.

Kemudian, satu orang warga Desa Lemo Utara, Ampibabo inisial LI kondisi meninggal, dan sudah dibawa ke rumah duka.

Lima orang mengalami luka ringan karena tertimpa material, dievakuasi menuju Puskesmas Ampibabo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Akibat kejadian tambang ilegal Buranga longsor, diperkirakan sekitar 30 orang tertimbun dan belum bisa dievakuasi. Ini disebabkan galian lubang yang cukup dalam, air yang berada dilubang galian cukup besar dan tanah tumpukan material yang berada dilokasi korban tertimbun sering terjadi longsor.

Baca juga: Ketua DPRD Desak Pemda Usut Tambang Emas Ilegal Buranga

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article