Tahukah Kamu Lemak Ini Sangat Penting Untuk Tubuh?

waktu baca 5 menit
Ket Foto: Ilustrasi

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Tubuh membutuhkan lemak untuk menyediakan energi dan mendukung pertumbuhan sel, Lemak juga sangat penting membantu tubuh menyerap banyak nutrisi dan memproduksi hormon-hormon penting.

Meski lemak sering dikaitkan dengan risiko kelebihan berat badan dan masalah kesehatan lainnya, ternyata tubuh tetap membutuhkan lemak dalam jumlah yang cukup. Jika terjadi kekurangan asupan lemak, maka  akan semakin sulit bagi tubuh untuk berfungsi dengan baik.

Untuk menuai manfaat lemak, dianjurkan untuk memilih jenis lemak yang sehat seperti lemak tak jenuh.Mengkonsumsi lemak sehat dapat mengontrol kadar kolesterol darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Tanda Tubuh Rendah Lemak

  1. Dermatitis

Lemak merupakan bagian penting dari struktur seluler kulit dan membantu kulit mempertahankan kelembapan. Jika tubuh tidak mendapatkan berat badan yang cukup, dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan menyebabkan dermatitis.Dermatitis adalah kondisi kulit yang meradang. Dermatitis adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh kekurangan lemak dalam makanan yang ditandai dengan munculnya ruam kering  bersisik.

  1. Luka sulit disembuhkan

Tubuh membutuhkan lemak untuk memproduksi banyak molekul penting yang mengontrol respon inflamasi tubuh. Asupan rendah lemak dalam makanan dapat mengganggu respons ini dan memperlambat penyembuhan luka.Kekurangan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin C dan vitamin D juga dapat memperlambat penyembuhan luka.

  1. Sering sakit

Membatasi asupan lemak secara drastis justru dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang dapat membuat seseorang rentan terhadap penyakit. Tubuh membutuhkan lemak dari makanan untuk membuat molekul tertentu yang merangsang aktivitas sel imun dalam tubuh.

Asam lemak esensial juga berperan penting dalam pertumbuhan sel imun.Secara khusus, tubuh membutuhkan asam lemak omega 3, asam alfa-alfa-linolenat dan asam lemak omega 6, asam linolenat untuk menjaga kekebalan tubuh.

  1. Mudah lelah

Merasa lelah, baik secara mental maupun fisik, bisa menjadi tanda kekurangan lemak. Gangguan neurologis seperti masalah konsentrasi, memori atau kekurangan energi secara umum dapat disebabkan oleh kekurangan asam lemak esensial.

Asupan rendah lemak kemungkinan akan menyebabkan penurunan asupan kalori secara keseluruhan.Hal ini dapat dengan cepat membuat tubuh lelah dan lemas.

  1. Pengaturan suhu tubuh yang tidak memadai

Orang dengan lemak tubuh rendah atau yang tidak cukup makan lemak dalam makanannya  sering merasa kedinginan. Seseorang yang mengonsumsi lebih sedikit lemak juga akan rentan terkena pilek atau flu.

  1. Gejala Kekurangan Vitamin

Tubuh membutuhkan lemak makanan untuk membantu menyerap vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K. Tidak mengonsumsi cukup lemak juga dapat meningkatkan risiko gejala kekurangan vitamin seperti rabun senja.

  1. Kulit Kering

Salah satu tanda terbesar bahwa tubuh tidak cukup makan lemak adalah kulit kering karena lemak menjaga tubuh tetap terlumasi dengan baik. Menerapkan pelembab pada kulit saja tidak cukup.Tubuh perlu menyerap lemak esensial dan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda untuk menjaga sel dan kulit terhidrasi. Lemak juga dapat membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak yang dapat membantu mencerahkan kulit.

  1. Mengkonsumsi terlalu sedikit lemak esensial juga dapat mengubah struktur rambut. Penelitian menunjukkan itu juga dapat meningkatkan risiko kerontokan rambut di kulit kepala atau alis.
  2. Sering merasa lapar

Lemak membuat Anda merasa kenyang dalam waktu yang lama. Tubuh akan mengkonsumsi karbohidrat dan protein dengan sangat cepat. Di sisi lain, lemak sangat memperlambat pencernaan makanan dan menyediakan banyak kalori. Jadi, jika Anda sering lapar, bahkan setelah makan, berat badan Anda mungkin tidak bertambah.

  1. Nyeri Sendi

Asam lemak omega-3 membantu menjaga integritas struktural setiap sel dari ujung kepala sampai ujung kaki. Jika asupan omega-3 dan lemak Anda rendah, itu dapat menyebabkan hilangnya fleksibilitas sendi secara keseluruhan dan peningkatan peradangan. Hal ini dapat dirasakan terutama bagi orang-orang yang aktif dalam aktivitas sehari-hari.

  1. Brain Fog

Dalam jangka panjang, makan lemak sehat dapat mengurangi risiko penurunan kognitif.Asam lemak omega 3 juga sangat penting untuk menjaga integritas struktural sel-sel otak.

 Jika Anda merasa seperti tidak berkonsentrasi, mengingat, atau berpikir, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda tidak membakar cukup lemak di tubuh Anda.

Persentase lemak tubuh yang rendah dapat mengganggu siklus menstruasi wanita karena tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesuburan.Kondisi ini merupakan masalah kesehatan yang serius karena mirip dengan menopause. Dimana kepadatan tulang akan menurun dan menempatkan wanita pada resiko patah tulang.

Jenis dan Fungsi Lemak Tubuh

Tidak semua lemak berbahaya bagi kesehatan Anda. Padahal, ada berbagai jenis lemak yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin dan teratur. Dalam kondisi fisik dengan berat badan ideal dan sehat, jumlah lemak harian yang disarankan adalah antara 20 dan 25% dari total kalori harian.Jumlah ini masih bisa berubah, karena dipengaruhi oleh usia, status kesehatan dan jumlah lemak total dalam tubuh.

Jenis lemak yang ukuran porsinya harus ditingkatkan adalah lemak tak jenuh ganda atau tak jenuh tunggal. Sedangkan lemak jenuh dan lemak trans harus dibatasi secara ketat. Tidak disarankan untuk mengonsumsi sumber lemak jenuh dan lemak trans yang jumlahnya lebih dari 10% dari total asupan lemak harian, jadi fokuslah untuk mengonsumsi lemak yang sehat dan bermanfaat. Berbahaya bagi tubuh jika kekurangan lemak dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh.

Nah, berikut ini jenis-jenis lemak dan fungsinya dalam tubuh:

  1. Lemak tak jenuh tunggal

Jenis lemak ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, bagaimana cara kerja lemak jenis ini dalam menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung kadar kolesterol  (HDL).   

Lemak tak jenuh tunggal dapat diperoleh dari alpukat, minyak zaitun, hazelnut, almond dan jenis kacang lainnya.

  1. Lemak tak jenuh ganda

Lemak tak jenuh ganda terdiri dari omega6 dan omega3. Lemak seperti ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh Anda.

  1. Lemak Trans

Lemak trans adalah jenis lemak yang tidak sehat. Hal ini karena lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).Makan lemak trans dalam jumlah besar juga dapat meningkatkan risiko stroke, diabetes, dan masalah jantung.

Jenis lemak ini ditemukan pada makanan olahan dan makanan cepat saji, seperti gorengan, kue kering, donat, hamburger, dan pizza.

  1. Lemak jenuh

Sangat disarankan untuk membatasi atau menghindari lemak jenuh.Jenis lemak ini biasanya berubah menjadi  padat atau membeku pada suhu kamar normal. Lemak jenuh ditemukan dalam mentega, telur, daging merah, susu, keju, atau kulit ayam. (*)

Baca: Atasi Perut Buncit Tanpa Olahraga? Ini Caranya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.