Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Tabrak Lari, Pengendara Mobil Rescue di Makassar Mengaku Salah

Tabrak Lari, Pengendara Mobil Rescue di Makassar Mengaku Salah
Foto: Rekaman CCTV peristiwa tabrak lari pengendara mobil rescue di Makassar.

Gemasulawesi– Polres Pelabuhan Makassar akhirnya berhasil menangkap pelaku tabrak lari mengendarai mobil rescue di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pengendara mobil rescue di Makassar pelaku tabrak lari merupakan milik Dinas Sosial Kabupaten Takalar, berinisial SB. Pelaku mengaku salah dan ketakutan sehingga meninggalkan lokasi kejadiaan saat peristiwa itu terjadi.  

“Pelaku langsung menuju ke Kabupaten Takalar. Tapi kami sudah amankan dan masih menjalani pemeriksaan,” ungkap Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam saat ditemui, Jumat 30 Juli 2021.

Baca juga: Pelaku Perjalanan, Mayoritas Kasus Positif Corona Kota Palu

Setelah tabrakan itu, pelaku pengendara mobil rescue di Makassar langsung kabur karena mengalami ketakutan, begitu melihat banyak warga mendekat.

“Sekeliling TKP banyak warga teriak-teriak. Terus dia juga berdua bersama kepala dinas sosialnya, dari Takalar, memang sedikit ada gangguan jantung, sehingga takut terjadi sesuatu sehingga mereka meninggalkan TKP,” ungkapnya.

Pelaku menabrak pesepeda di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, itu dijemput pihak kepolisian di kantornya Dinas Sosial Takalar, Jumat 30 Juli 2021, sore.

Pelaku tabrak lari telah diamankan, setelah dilakukan penyelidikan hasil rekaman CCTV dan keterangan dari beberapa saksi.

“Setelah penyelidikan itu, tadi kita ke Dinas Sosial Takalar untuk menjemput sopir mobil dinas itu,” kata dia.  

Kadarislam mengatakan, saat kejadian pelaku mengantuk setelah mengikuti acara di Kota Makassar.

“Sehingga kendaraan oleng ke kanan lalu menabrak salah satu rombongan pesepeda,” jelasnya.

Baca juga: Personil Parimo Tagana Akan Dilatih Jadi Tim Rescue Air

Pelaku diancam hukuman penjara tiga tahun

Akibat perbuatannya, sopir mobil rescue milik Dinas Sosial Kabupaten Takalar ini akan dijerat dengan pasal 312, tentang tabrak lari undang-undang nomor 22 tahun 2009. Ancaman hukumannya tiga tahun penjara dan denda sebesar Rp 75 juta.

“Mobil dinasnya juga sudah kita amankan sekarang sebagai barang bukti,” ujarnya.

Sebelumnya, korban tabrak lari mobil rescue milik Dinas Sosial Kabupaten Takalar, Muh Ridwan alias Wawan (24) masih terbaring di rumahnya setelah kecelakaan menimpa dirinya pada Rabu 28 Juli 2021.

Wawan merupakan warga Jalan Amirullah lorong 5, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulsel. Ia juga diketahui merupakan pegawai di Dinas Perhubungan Kota Makassar. Pasca kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajahnya.

“Masih sakit di bagian pelipis kiri setelah tabrakan,” tutup Wawan. (***)

Baca juga: Tuntutan Warga Desa Ogolugus Tabrak Permendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post