Swiss Tim Kuda Hitam di Laga vs Spanyol Piala Eropa 2020

waktu baca 2 menit
Foto: Perayaan gol pemain Swiss di Piala Eropa 2020.

Berita olahraga, gemasulawesi– Swiss tim kuda hitam di laga vs Spanyol Piala Eropa 2020, tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pasalnya, pada beberapa laga Swiss telah memberi bukti betapa solid dan kuatnya mereka.

Status Swiss tim kuda hitam, dibuktikan anak asuh Vladimir Petkovic itu mampu menyisihkan Prancis pada babak 16 Besar, lewat babak adu penalti.

Swiss tim kuda hitam mampu menyingkirkan Tim Prancis, tidak menutup kemungkinan hal itu dapat terjadi ke Tim Matador Spanyol.

Swiss tidak punya satu pemain sepakbola yang sangat dominan di skuad Euro 2020.

Apalagi dengan absennya Granit Xhaka di laga melawan Spanyol. Namun, itulah kelebihan Swiss. Mereka punya kolektivitas yang bagus.

Para pemain Swiss, pada level klub, juga tampil di klub yang bertumpu pada kolektivitas. Sebuh saja Remu Freuler (Atalanta), Nico Elvedi (Gladbach), Zuber (Frankfurt), dan Haris Seferovic (Benfica).

Bermodal kolektivitas, Swiss tim kuda hitam mampu tampil cukup bagus. Swiss menang tujuh kali dan cuma kalah sekali dalam 10 laga terakhirnya pada level kompetitif.

Baca juga: Lima Kabupaten di Sulawesi Tengah Masuk Zona Merah Covid 19

Selanjutnya, Swiss bukan hanya tangguh di lini belakang, tapi juga cukup tajam di lini depan. Swiss hanya sekali gagal mencetak gol pada 10 laga terakhir di semua kompetisi. Momen itu terjadi pada laga kontra Italia di fase grup Euro 2020.

Setidaknya, ada tiga pemain yang bisa jadi andalan Swiss untuk mencetak gol. Nama pertama adalah Haris Seferovic. Pemain 29 tahun itu telah mencetak tiga gol di Euro 2020. Dia juga bermain bagus untuk Benfica pada musim 2020/2021 lalu.

Selain itu, Swiss masih punya Mario Gavranovic. Dia adalah supersub bagi Vladimir Petkovic. Pemain 31 tahun biasanya akan dimasukkan ketiga kinerja duet Seferofic dan Breel Embolo tidak berjalan bagus.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Larang Kegiatan Ciptakan Kerumunan

Kemudian, Swiss punya Raja Assist Steven Zuber. Saat ini, Zuber adalah pemain dengan assist paling banyak di Euro 2020.

Steven Zuber telah membuat empat assist, lebih banyak dari pemain top lain seperti Kevin De Bruyne, Jack Grealish atau Dani Olmo. Hebatnya, Zuber membuat empat assist hanya dari 197 menit di lapangan.

Zuber bisa bermain pada posisi wingback atau gelandang kiri. Pemain 29 tahun itu punya akurasi crossing yang cukup bagus. Zuber adalah ‘pelayan’ bagi bomber Haris Seferovic.

Diketahui, Swiss dan Spanyol akan saling berhadapan pada perempat final Euro 2020. Laga ini akan dimainkan di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, Jumat Jumat 2 Juli 2021 malam WIB. (**)

Baca juga: Berikut Lima Tim Unggulan Potensi Juara Piala Eropa 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.