Sumber Anggaran Pembangunan Rumah Dinas Guru Terkesan Tidak Jelas

0
43
Rumah Dinas Guru SMPN Satap (Dokumentasi gemasulawesi.com)
SHARE

Parimo, gemasulawesi.com– Pembangunan rumah dinas guru SMPN Satap Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah, tidak jelas sumber penganggarannya.

Pantuan gemasulawesi.com ke SMPN Satap Kayuboko, Selasa, 19 Februari 2019. Ada janggal dalam kegiatan pembangunan rumah dinas guru tersebut. Pasalnya, dilokasi pekerjaan tidak terdapan papan proyek untuk menginformasikan besaran anggaran, batas waktu pelaksanaan serta sumber anggaran pelaksana pembangunan tersebut.

“Pengerjaan gedung itu telah dimulai pada tahun 2018 sebelum gempa yang melanda Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong bulan September silam. Dan masih berlanjut pengerjaanya,” kata salah seorang warga yang tinggal disekitar lokasi pembangunan tersebut.

Diketahui informasi dari papan pamflet yang terpampang di gedung yang belum selesai pengerjaannya tersebut bahwa anggaran pembangunannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018.

“Pembangunan dengan anggaran yang bersumber dari dana DAK tersebut apakah termasuk dalam SK Tanggap Darurat Transisi II Gubernur Sulawesi Tengah terkait perpanjangan waktu transisi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi dengan durasi waktu dari bulan Desember 2018 sampai dengan bulan Februari 2019,” tanya warga.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN Satap Kayuboko yang ditemui gemasulawesi.com, diruang kerjanya, tidak dapat memberikan penjelasan terkait hal itu. Dirinya juga meminta agar wartawan media ini meneleponnya jika ada hal lain yang belum jelas. Sayangnya, nomor telepon selular yang diberikannya tidak aktif, setelah beberapa kali coba dihubungi media ini.

Selain itu, Kepala Bidang (Kabid), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parimo, Jalaludin, yang tiga kali coba dikonfirmasi media ini dengan mengunjungi ruang kerjanya, sedang tidak ditempat bahkan terkesan sulit untuk ditemui awak media.

Laporan: Aqil Azizi


SHARE

Tinggalkan Balasan