Sulawesi Barat Siapkan Lahan 125 Hektare Penanaman Mangrove

waktu baca 2 menit
Sejumlah orang menanam mangrove (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Barat, gemasulawesi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, menyiapkan lahan seluas 125 hektare untuk kegiatan penanaman 1,2 juta pohon tanaman mangrove.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kegiatan Sulawesi Barat, Hamzah di Mamuju, Minggu 24 Juli 2022.

“Lahan seluas 125 hektare telah disiapkan untuk penanaman 1,2 juta pohon mangrove bentuk melestarikan lingkungan pesisir Sulawesi Barat,” ucap hamzah Kepala Dinas Kegiatan Sulawesi Barat, Hamzah di Mamuju, Minggu 24 Juli 2022.

Ia mengatakan, Pemprov Sulawesi Barat juga telah menggelar rapat koordinasi untuk menyukseskan kegiatan penanaman mangrove yang akan berlangsung pada November 2022.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik mengatakan, kegiatan penanaman pohon tersebut akan melibatkan 10.000 siswa dari 100 SMA dan 45 SMK pertanian di Provinsi Sulawesi Barat.

Baca: Resep Kupat Tahu Pacitan, Makanan Lezat Patut Dicoba!

“Kegiatan ini juga dirancang untuk mengajarkan siswa cinta menanam pohon untuk menjaga lingkungan,” ucapnya.

Ia mengatakan, pemerintah akan melibatkan sejumlah unit pelaksana teknis di bidang pertanian dan organisasi kemasyarakatan selain mahasiswa.

Akmal Malik juga mengatakan, Dinas Pendidikan (Diknas) Sulawesi Barat akan mengerahkan siswa untuk serentak menanam pohon di kawasan pesisir yang disiapkan Dinas Kehutanan Sulawesi Barat yang bersebelahan dengan sekolah siswa tersebut.

Selain itu, Dishut Sulawesi Barat akan bertugas melatih mahasiswa dan ormas dalam mengembangkan bibit mangrove untuk ditanam secara serentak.

“Kegiatan ini tidak akan menguras APBD Sulawesi Barat karena benih yang disiapkan untuk ditanam dan energi yang disiapkan tidak akan mengunakan biaya. Hasilnya juga akan mampu melestarikan lingkungan pesisir secara berkelanjutan dan meminimalkannya jika terjadi bencana.” katanya.

Gubernur mengatakan Sulawesi Barat merupakan daerah rawan gempa dan tsunami, sehingga pantai harus dilindungi oleh pohon mangrove.

Ia mengatakan, Pemprov Sulawesi Barat akan terus berinovasi membuat program pembangunan yang minim biaya, namun hasilnya bisa berdampak pada pembangunan dan kebutuhan masyarakat, seperti menanam pohon ini.

“Perekonomian perlu dibangun dengan berbagai inovasi, banyak cara yang bisa diterapkan, melestarikan alam adalah untuk kepentingan membangun perekonomian untuk kepentingan generasi mendatang,” ujarnya. (*/Ikh)

Baca: Resep Sate Ponorogo Favorit Banyak Orang

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.