Suami Istri di Donggala Dianiaya, Pelaku Akhirnya Diringkus Polisi

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Hukum, gemasulawesi – Suami dan istri di Desa Masaingi, Kecamatan Sindue, kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dianiaya seorang pria yang akhirnya diringkus jajaran Operasional Reskrim Polsek Sindue Polres Donggala, setelah sempat buron dua bulan.

Pelaku, warga Desa Saloya, Kecamatan Sindue Tombusabora, diketahui buron selama dua bulan dan akhirnya ditangkap saat bersembunyi di salah satu rumah istrinya di Desa Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.

“Kami berhasil menangkap seorang tersangka, berinisial RA, sekitar pukul 02.00 WITA pada Rabu, 20 Juli 2022. Dia ditangkap dan bersembunyi di rumah istrinya di Kasimbar,” ucap Kapolsek Sindue Fauzi, dihubungi Kamis 21 Juli 2022.

Fauzi mengatakan, anggotanya mendapat informasi bahwa tersangka berada di rumah salah satu istrinya di Desa Kasimbar. Dengan informasi tersebut, Bareskrim yang dipimpinnya langsung mendatangi TKP.

Baca: Pemkot Palu Turunkan Stunting dengan Kearifan Lokal

“Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP sehubungan dengan penganiayaan,” ucap Fauzi.

Sebelumnya pada Jumat 13 Juli 2022 sekitar pukul 11.30 WITA, sepasang suami istri Mamur 45 tahun dan Sasmita 34 tahun, warga Desa Masaingi, Kecamatan Sindue, diduga menjadi korban penganiayaan oleh tersangka berinisial RA. Mamur mengalami luka memar di wajah dan mata kanannya, sedangkan istrinya mengalami luka di bibir.

Peristiwa tersebut berawal dari adu mulut antara pelaku RA dan korban Makmur. yang berbuntut penganiayaan. Istri korban berusaha melerai namun juga menjadi korban dari kejadian tersebut. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung kabur. (*/Ikh)

Baca: Bupati Morowali Utara Dorong Percepatan RDTR Kota Kolonodale

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.