Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Bisa Turun Saat PPKM

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi Prediksi pertumbuhan ekonomi saat PPKM.

Berita nasional, gemasulawesi– Penerapan PPKM berlangsung lama, patut diwaspadai karena diperkirakan akan mengakibatkan penurunan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Apabila pembatasan cukup panjang karena kasus covid 19 masih sangat tinggi maka ekonomi untuk kuartal III bisa turun sekitar 4 persen. Ini harus kita waspadai bersama,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers daring lewat YouTube Sekretariat Presiden, Senin 5 Juli 2021.

Namun sebaliknya, jika sejak kuartal II tahun tahun 2021 kondisi penularan covid 19 dapat dikendalikan bersama dan pengetatan mulai dikurangi.

Maka ketika PPKM usai pertumbuhan ekonomi diperkirakan mampu bertambah hingga 5 persen mendekati kuartal III nanti.

Oleh karenanya, imunitas dapat dimunculkan di warga melalui vaksinasi covid 19 menjadi syarat sangat penting. Dan berbarengan dengan pelaksanaan protokol kesehatan.

Baca juga: Terealisasi 52 Persen, Satgas Maksimalkan Penyaluran Program

Sehingga, kondisi dari covid 19 tetap dapat dikendalikan namun pemulihan ekonomi juga tetap bisa dipertahankan.

Baca juga: Hindari Asuransi Jiwa Berpotensi Gagal Bayar

“Akselerasi vaksinasi ini menjadi syarat yang sangat penting. Kenaikan jumlah yang divaksin untuk bisa mencapai bahkan 2 juta per hari atau bahkan kalau kita ingin selesaikan sebelum akhir tahun ini maka diperlukan vaksinasi hingga 3 juta per hari pada periode bulan Oktober hingga November yang akan datang,” tegasnya.

Baca juga: Rumah Sakit di Bandung Krisis Stok Pasokan Oksigen

Pada semester I tahun 2021 perekonomian Indonesia sudah terlihat menunjukkan pemulihan cukup baik.

Namun, pada kuartal I tahun 2021, pertumbuhan ekonomi sempat minus hingga 0,7 persen. Kondisi ini diperkirakan bisa terakselerasi di kuartal II.

Baca juga: Pemkot Palu Wajibkan 80 Persen Warga Divaksin Pekan Ini

“Sehingga keseluruhan semester I itu pertumbuhannya di 3,1-3,3 persen. (Terdiri dari) kuartal I minu 0,7 dan kuartal II kita proyeksikan pertumbuhan ada di sekitar 7 persen. Sehingga realisasi semester I di 3,1-3,3 persen,” paparnya.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Bergantung Pada Pelaksanaan Vaksinasi

Ia menambahkan, untuk semester II akan sangat tergantung kepada kondisi covid 19 sekarang ini, sehingga harus dihadapi. Terutama berapa lama kenaikan pandemi dan pengetatan harus dilakukan. (***)

Baca juga: Rekomendasi PTM Terbatas Parigi Moutong Belum Keluar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.