Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Sortir Berkas Calon Peserta Seleksi CPNS-PPPK: Banyak Kesalahan Penulisan Nama

Sortir Berkas Calon Peserta Seleksi CPNS-PPPK: Banyak Kesalahan Penulisan Nama
Foto: Kepala BKPSDM Parigi Moutong, Ahmad Saiful.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Panitia seleksi banyak menemukan salah penulisan nama pelamar saat sortir berkas calon peserta seleksi CPNS-PPPK tahun 2020-2021.

“Berkas kami terima dari Kantor Pos, sudah mencapai 70 persen. Saat ini masuk tahapan sortir, disesuaikan dengan akun pendaftaran calon peserta,” ungkap Kepala BKPSDM Parigi Moutong, Ahmad Saiful di ruang kerjanya, Jumat 23 Juli 2021.

Hasil sortir berkas calon peserta seleksi CPNS-PPPK, kesalahan penulisan nama tidak sesuai dengan tulisan pada ijazah.

Baca juga: Kemendikbudristek Cetak Ratusan Buku dan Bahan Bacaan

Para calon peserta, hanya mencantumkan nama berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Hal-hal yang tidak sesuai ketentuan, dalam pengumuman nanti akan dianggap TSM,” ujarnya.

Persoalan itu menurut dia, mungkin dianggap hal kecil bagi para calon peserta. Namun akan berpengaruh pada hasil akhir, atau ketika peserta dinyatakan lolos dan saat SK dikeluarkan.

Menurut panitia dari berkas calon peserta seleksi CPNS-PPPK, kesalahan penulisan nama akan dianggap orang berbeda.

Sehingga, seluruh berkas terlampir dalam akun, harus dipastikan sesuai dengan berkas terkirim melalui Kantor Pos dan ketentuan pendaftaran.

“Saya menduga kemungkinan calon peserta ini menggunakan jasa orang, untuk membuat akun pendaftaran meraka. Makanya ditemukan ketidaksesuaian,” sebutnya.  

Baca juga: Polda Sulteng Limpahkan Kasus Pupuk Ilegal ke Kejari Palu

Pendaftar CPNS-PPPK

Hingga saat ini, pendaftar PPPK tenaga guru sebanyak 1242 orang. Sedangkan PPPK non guru sebanyak 160 orang.

Namun, jumlah itu dianggap masih kurang dari kuota ditetapkan sebanyak 180 peserta.

Sementara jalur CPNS dengan kuota 106 orang untuk formasi kesehatan dan teknis, peserta pendaftar telah mencapai 1081 orang.

“Jadi Nakes yang masih memenuhi syarat untuk masuk melalui jalur CPNS, mereka lebih cenderung memilih dijalur itu, dibandingkan PPPK,” terangnya.

Masih diberikan kesempatan pada calon peserta lainnya untuk melengkapi berkas, sebab ada perpanjangan waktu pendaftaran hingga 26 Juli 2021.

“Alasan pemerintah pusat memperpanjang waktu kami tidak tahu persis. Kalau untuk kami, kuota itu memenuhi atau tidak, sebenarnya bukan menjadi masalah,” tutupnya.

Baca juga: 57 Bakal Calon Kades di Parimo Ikuti Tes Tertulis dan Wawancara

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post