fbpx

Situasi Covid-19 Kota Palu 23 Hari Terakhir Terkendali

waktu baca 2 menit

Palu, gemasulawesi – Situasi Covid-19 Kota Palu terkendali, Dinas Kesehatan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan kalau Kota Palu selama 23 hari terakhir tanpa ada kasus baru Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kota Palu, terkait situasi Covid-19 Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah Rochmat Jasin saat dihubungi di Palu, Rabu 18 Mei 2022.

” Untuk saat ini tidak ada penambahan kasus baru yang dilaporkan dan kami berharap itu tidak terjadi. Posisi nol kasus ini telah bertahan selama tiga minggu,” ucap Rochmat Jasin, ketua tim surveilans Dinkes Kota Palu.

Ia mengatakan, keberhasilan upaya menekan penularan virus corona di Kota Palu tidak lepas dari kerja keras Satgas Penanganan COVID-19 dan tim tanggap COVID-19 di tingkat Kecamatan dan Kecamatan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kepatuhan warga terhadap prokes.

Rochmat Jasin mengatakan kerjasama antara pemerintah dan warga semakin baik, tidak ada warga yang ditemukan terjangkit COVID-19 dalam tiga pekan terakhir.

Baca: Teknologi Sistem Informasi Bencana Bisa Mengurangi Dampak Bencana

“Percepatan peningkatan cakupan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu lah yang juga berkontribusi terhadap penurunan kasus penularan COVID-19,” ucapnya Rochmat Jasin.

Menurut data cakupan vaksinasi yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, per 18 Mei 2022, vaksinasi dosis pertama diberikan kepada 259.774 orang, atau 97,86% dari total 265.462 penduduk yang menjalani vaksinasi COVID-19 di kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Sedangkan vaksinasi atau booster dosis kedua dan ketiga tercatat masing-masing meliputi 199.526 orang dan 47.061 orang di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Rochmat Jasin juga mengatakan, khusus vaksinasi booster Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah juga akan terus berupaya menambah capaian target.

Baca: 11 Tempat Wisata di Palembang Unik dan Instagramable Banget

Dia juga mengimbau agar warga Kota Palu tetap menjalankan protokol kesehatan untuk menghindari penularan COVID-19 meski pemerintah pusat telah melonggarkan aturan penggunaan masker di beberapa tempat.

“Kebijakan pelonggaran masker hanya berlaku di beberapa lokasi salah satunya di luar ruangan, tetapi untuk kegiatan di dalam ruangan tetap wajib masker. Artinya Protokol Kesehatan itu tetap ada,” jelasnya. (*)

Baca: Mantan Anggota DPR Wanda Hamidah Terancam Kena Pasal Berlapis

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.