Adrudin: Semester Genap Gunakan Sistem Belajar Dari Rumah

Adrudin: Semester Genap Gunakan Sistem Belajar Dari Rumah
Foto: Kadisdikbud Parigi Moutong, Addrudin Nur.
Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Adruddin Nur mengatakan. Pada semester genap tahun ajaran 2020-2021 menggunakan sistem Belajar Dari Rumah (BDR).

“Kami lakukan kembali kajian pembelajaran tatap muka,” ungkapnya saat duhibungi via sambungan telepon, Senin 21 Desember 2020.

Ia mengatakan, sistem belajar dari rumah dilakukan pasca Kabupaten Parigi Moutong kembali mengalami penambahan kasus baru covid 19.

Apalagi, sejumlah ASN terpapar virus berdasarkan data tim Satgas Covid 19 Parigi Moutong.

Baca juga: SMPN Model Laksanakan Ujian Semester Genap

“Untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid 19, di wilayah satuan pendidikan jenjang TK,SD, SMP serta pendidikan kesetaraan. Maka, pihaknya mengambil langkah dengan berdasarkan pada surat keputusan empat menteri,” tuturnya.

Ia melanjutkan, sangat penting memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat. Makanya diperlukan sistem belajar dari rumah.

Mereka semua merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran.

“Tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi Covid 19,” sebutnya.

Untuk itu kata dia, kedepan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2020-2021 tetap dilaksanakan pada 4 Januari 2021, menggunakan sistem belajar dari rumah.

Ia menuturkan, pelaksanaan sistem Belajar Dari Rumah itu bisa melalui google classroom, WhatsApp atau aplikasi lainnya.

“Untuk eks Kecamatan Parigi guru mengunjungi rumah peserta didik. Sementera kecamatan lain menyesuaikan status kondisi wilayah masing-masing,” jelasnya.

Sementara untuk penyerahan laporan hasil belajar peserta didik (Rapor). Semua satuan pendidikan untuk tidak mengundang orang tua wali mengambil hasil pembelajaran. Melainkan guru yang mengantarkan kerumah para siswa.

Sementara itu, Mendikbud Nadiem Makarim menyebut belajar tatap muka resmi Januari 2021. Namun, anak mesti Swab Test sebelum sekolah.

Mulai Januari 2021, rencananya sekolah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim beberapa waktu lalu.

Pembukaan sekolah nantinya akan disesuaikan. Kewenangan akan diberikan pada pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil), serta pihak Kementerian Agama (Kemenag).

“Mulai Januari 2021, ada tiga pihak yang menentukan apakah sekolah itu boleh dibuka atau tidak. Pertama adalah pemdanya sendiri, pemda atau dalam situasi yang lain kanwil atau kantor Kemenag menentukan sistem belajar dari rumah,” tutup Nadiem, dalam siaran di YouTube Kemendikbud RI.

Baca juga: Rekrutmen Relawan PMI, Diduga Modus Peroleh Suara Pilcaleg

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post