Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

Polisi Ringkus Residivis Asal Parimo

Residivis Kasus Pencurian dan Kepemilikan Senpi Rakitan

Must read

Jangan Lupa Share

Berita kota palu, gemasulawesi– Tim Opsnal Polsek Palu Timur meringkus satu terduga residivis asal Parimo, Sulawesi Tengah, terkait penyimpanan senjata api rakitan dan kasus tindak pencurian.

“Pelaku berinisial M alias I (22),” ungkap Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal, saat dikonfirmasi, Jumat 21 Mei 2021.

Ia mengatakan, penangkapan terduga residivis asal Parimo berdasarkan laporan warga.

Warga melihat aksi pencurian terduga residivis asal Parimo di Jalan Vatunona, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, melalui rekaman CCTV.

Setelah menerima laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dan akhirnya keberadaan terduga residivis asal Parimo berhasil diketahui.

Baca juga: Rumah Jabatan Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Parimo Ludes Terbakar

Baca juga: Staf Disdukcapil Abaikan Tes Lanjutan, Tim Swab Ingatkan Tugas Pelayanan

“Penangkapan tepatnya di Jalan Swadaya Lorong III, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore sekitar pukul 13.49 Wita,” tuturnya.

Selanjutnya, polisi melakukan pengeledahan rumah kost-kosan milik terduga pelaku dan berhasil menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol.

Baca juga: Satu Polisi Parimo Tertembak di Kotaraya

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Jalan Anoa, Kota Palu

Barang bukti yang berhasil disita dalam kasus itu berupa satu pucuk senjata api rakitan terbuat dari besi dengan popor dari kayu berwarna coklat.

“Saat ini terduga pelaku bersama dengan barang buktinya sudah diamankan ke Mapolres Palu untuk pengembangan kasus,” sebutnya.

Baca juga: Tim Black Panther Parimo Tangkap Residivis Curanmor

Baca juga: KPK Cek Kesiapan Parimo Tangani Pajak Walet

Baca juga: Rumah Jabatan Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Parimo Ludes Terbakar

Sementara itu, terkait dengan kasus pencurian, terduga terduga residivis asal Parimo dapat dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sedangkan kasus menyimpan dan menguasai senjata api tanpa ijin dapat dikenakan Undang undang darurat dengan Pasal 12 ayat 2 tahun 1951 acaman hukuman 20 tahun penjara.

Baca juga: Kembali Edarkan Sabu, Satu Residivis di Luwuk Dibekuk Polisi

Baca juga: Tahun Ajaran Baru, Disdikbud Ajukan Izin Belajar Tatap Muka

Baca juga: Larangan Mudik Sulawesi Tengah: 714 Kendaraan Putar Balik

Laporan: Rifaldi Kalbadjang

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article