Shalat Idul Adha 2021 di Rumah Berjamaah, Berikut Tuntunannya

Shalat Idul Adha 2021 di Rumah Berjamaah, Berikut Tuntunannya
Foto: Pelaksanaan shalat Ied.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Pemerintah menetapkan Shalat Idul Adha 2021 di masjid atau di lapangan ditiadakan untuk wilayah berlaku PPKM Darurat. Berikut tuntunan beribadah di rumah secara berjamaah.

Panduan Shalat Idul Adha 2021 ini merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pelaksanaan di masa pandemi covid-19.

Sesuai fatwa itu, panduan dan tata cara Shalat Idul Adha 2021 bisa merujuk pada Fatwa MUI No 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri Saat Pandemi covid-19.

Baca juga: Ini Ketentuan Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Parigi Moutong

Panduan Shalat Idul Adha 2021 di Rumah.

  1. Jumlah jamaah yang shalat minimal empat orang, satu orang imam dan tiga orang makmum.
  2. Tata cara shalatnya mengikuti ketentuan shalat berjamaah.
  3. Usai shalat Id, khatib melaksanakan khutbah dengan mengikuti ketentuan khutbah.
  4. Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan shalat jamaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka shalat Idul Adha boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah.
  5. Jika shalat Idul Adha dilaksanakan secara sendiri (munfarid), maka ketentuannya sebagai berikut:
  6. Berniat shalat Idul Adha secara sendiri yang jika dilafalkan berbunyi: Ushalli sunnatan li ‘Idil Adha rak’ataini lillahi ta’ala.
  7. Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr).
  8. Tata cara pelaksanaannya mengacu pada tata cara shalat berjaamaah.
  9. Tidak ada khutbah.

Baca juga: Shalat Ied, Desa Sendana Parigi Moutong Ikuti Protokol Kesehatan

Edaran Kemenag tentang Idul Adha

Umat Islam diminta untuk menjalankan Shalat Idul Adha 2021 di rumah masing-masing.

Hal itu disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui Surat Edaran No 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Iduladha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1441H/2021 di wilayah PPKM Darurat.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah: Zona Bebas Positif Corona Bisa Gelar Shalat Ied

“Edaran ini antara lain mengatur terkait dengan peniadaan sementara kegiatan peribadatan di rumah ibadah. Artinya, di rumah-rumah ibadah tidak dilakukan kegiatan yang menghadirkan jemaah di masa PPKM Darurat ini,” rilis Kemenag. (**)

Baca juga: Walikota Palu Arahkan Malam Takbiran Dilaksanakan di Masjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post