Parigi Moutong: Shalat Id Mesti Perhatikan Protokol Kesehatan

waktu baca 2 menit
Ilustrasi sholat ied

Berita parigi moutong, gemasulawesi Pemda Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng) menghimbau pelaksanaan Shalat Id mesti perhatikan protokol kesehatan.

“Hal itu bertujuan untuk mencegah penularan virus corona,” bunyi surat nomor 443.1/2095/BPBD terkait hasil Rakor Tim Terpadu Aksi Serentak Penanganan Virus Corona Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Jumat 22 Mei 2020.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Tim Terpadu Aksi Serentak penanganan virus corona yang dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong, Kaporles Parigi Moutong dan Perwira Penghubung 1306/Donggala di Parigi.

Serta Ketua MUI Kabupaten Parigi Moutong, para Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, Camat se-Kabupaten Parigi moutong.

Dengan hasil kesepakatan dalam pelaksanaan Shalat Id di Masjid Parigi Moutong Sulteng, harus memperhatikan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah.

Diantaranya, pelaksanaan Shalat Id dilaksanakan di masjid masing-masing. Setiap masjid harus disemprot disinfektan. Sehari sebelum pelaksanaan Sholat dan setiap Masjid menyiapkan alat cuci tangan dan sabun.

Selanjutnya, setiap jamaah wajib menggunakan masker, membawa sajadah masing-masing, menjaga jarak serta tidak bersalaman.

Kemudian, penutupan pintu masuk dimasing-masing wilayah kecamatan di mulai hari Sabtu tanggal 23 Mei 2020 Jam 17.00 WITA sampai dengan hari Minggu tanggal 24 Mei 2020 Jam 10.00 WITA. Hal ini dilaksanakan untuk mencegah penularan virus corona dari orang luar.

Dan yang terakhir, takbiran dilaksanakan di wilayahnya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.