Sensus 2020, Jumlah Penduduk Sulawesi Tengah Meningkat 1,22 Persen

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi Pertumbuhan jumlah penduduk Sulteng.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Berdasarkan rilis data hasil Sensus Penduduk Sulawesi Tengah 2020, menunjukkan adanya pertumbuhan jumlah penduduk di Sulteng sebesar 1,22 persen.

“Jika di-breakdown pertumbuhannya dari awal Sensus Penduduk Sulawesi Tengah dilakukan, jumlah penduduk di Sulteng juga meningkat dari tahun ke tahun,” Kepala BPS Sulteng, Dumangar Hutauruk didampingi oleh Kepala Dinas Dukcapil Sulteng, Abdul Haris, serta Asisten satu Pemerintah Provinsi Sulteng, Faizal Mang secara bersama melaksanakan rilis hasil SP 2020 untuk wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), beberapa waktu lalu.

Dari data sensus Penduduk Sulawesi Tengah, jika dibagi berdasarkan wilayah Kabupaten dan Kota, sebesar lebih 61 ribu kilometer persegi wilayah daratan Sulteng, kepadatan penduduk mencapai 48,69 jiwa per kilometer persegi.

Baca juga: 32 Orang Ikuti Assement Jabatan Eselon II Parigi Moutong

Menurut BPS, Sensus penduduk berarti perhitungan jumlah penduduk secara periodik. Data yang dicapai, biasanya tidak hanya meliputi jumlah orang. Tetapi juga fakta mengenai misalnya jenis kelamin, usia,bahasa, dan hal-hal lain yang dianggap perlu.

Hasil Sensus penduduk Sulawesi Tengah 2020, menunjukkan terdapat 2.985.734 jiwa jumlah penduduk di Sulteng.

“Dari hampir 3 juta jiwa penduduk Sulawesi Tengah itu, 51,40 persen merupakan penduduk laki-laki. Sementara sisanya 48,60 persen merupakan penduduk perempuan.

Sehingga, didapatkan rasio jenis kelamin penduduk Sulawesi Tengah sebesar 105. Artinya, setiap 105 penduduk laki-laki terdapat 100 penduduk perempuan dalam suatu wilayah.

Baca juga: Parimo Proyeksikan 30 Miliar Anggaran Vaksin Covid 19

Sementara dari seluruh daerah, Kabupaten Parigi Moutong memiliki jumlah penduduk di Sulteng terbanyak, yaitu 440 ribu jiwa. Kemudian, diikuti Kota Palu dan Banggai.

“Sementara Kabupaten Banggai Laut memiliki jumlah penduduk di Sulteng terendah yakni sekitar 70 ribu jiwa,” sebutnya.

Setelah ini, Sensus Penduduk Sulawesi Tengah masih akan berlanjut dengan pendataan Long Form pada September 2021.

“Diharapkan seluruh jumlah penduduk di Sulteng dapat aktif berpartisipasi dalam menyukseskan program Pemerintah, Sensus Penduduk Sulawesi Tengahyang dilaksanakan 10 tahun sekali ini,” tuturnya.

Sensus Penduduk 2020 dilaksanakan untuk mendapatkan jumlah penduduk sesuai dengan berdasarkan domisili mereka tinggal.

Hal ini akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun program-program kependudukan dan sosial. Selain itu, SP2020 juga menjadi langkah awal pemerintah untuk mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia.

Baca juga: Kasus Covid 19 Sulawesi Tengah Bertambah, Dua dari Kota Palu

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.