Senilai Puluhan Miliar, Bantuan BPKH Korban Gempa Sulawesi Tengah

Senilai Puluhan Miliar, Bantuan BPKH Korban Gempa Sulawesi Tengah
Salah satu Bantuan BPKH untuk korban gempa (Foto: Ist)

Sulteng, gemasulawesi.com Senilai puluhan Miliar, bantuan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk korban gempa di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

BPKH menyalurkan dana umat melalui program kemaslahatan untuk membantu warga Sulawesi Tengah terdampak gempa, tsunami dan likuifaksi. Bantuan total senilai Rp 20,8 Miliar, secara simbolis telah diserahkan Kepala Badan BPKH, Anggito Abimanyu kepada Mitra Kemaslahatan Baznas, Rumah Zakat, DT peduli dan Lazismu.

Read More

“Program ini membantu rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelas Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Investasi, Beny Witjaksono, dikutip dari Tribun Palu, Kamis, 24 Oktober 2019.

Ia mengatakan, bantuan BPKH untuk korban gempa Sulawesi Tengah digunakan untuk menjalankan beberapa program. Antara lain, Rp 4,3 Miliar dari dana bantuan dialokasikan untuk pembangunan Kampung BPKH.

Baca juga: Lepas Status Daerah Tertinggal Tidak Pengaruhi Gaji Guru Terpencil Parigi Moutong 

Selain itu, ada pula bantuan terintegrasi dalam cakupan wilayah yang terdampak bencana. Bantuan tersebut berwujud pembangunan sarana kesehatan seperti Rumah Sehat Ramah Gempa sebanyak 100 unit, masjid, klinik, dan sarana air bersih.

“Selain itu, dana bantuan juga digunakan untuk pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat penyintas bencana di Desa Sibalaya Utara Kabupaten Sigi,” terangnya.

Bantuan kata dia, akan diberikan melalui mitra-mitra kemaslahatan BPKH. Diantaranya, renovasi Rumah Sakit Siti Masyitah Kota Palu melalui Mitra Kemaslahatan BPKH BAZNAS sebesar Rp 2,4 Miliar lebih.

Pembangunan Almarkaz Al Islami Kabupaten Sigi melalui Mitra Kemaslahatan BPKH BAZNAS Rp 3,6 Miliar. Pengadaan Mobil Ambulans BPKH melalui Mitra Kemaslahatan BPKH BAZNAS Rp 622,6 Juta.

Baca juga: Total 17 Persen Sekolah Negeri Parigi Moutong Belum Masukkan LPJ Dana BOS

“Kemudian, ada juga pembangunan Kampung BPKH Kabupaten Donggala melalui Mitra Kemaslahatan BPKH DT Peduli sebesar Rp 5 Miliar. Pembangunan Masjid Al Ikhlas Pantoloan Kota Palu melalui Mitra Kemaslahatan BPKH DT Peduli sebesar Rp 2 Miliar,” tuturnya.

Selanjutnya, pembangunan Masjid Nur Illahi Kota Palu melalui Mitra Kemaslahatan BPKH Lazis Muhammadiyah Rp2,7 miliar.

Menurut Beny Witjaksono kehadiran BPKH dalam membantu dalam proses pemulihan dan rehabilitasi Palu, Sigi dan Donggala merupakan bagian dari amanat undang-undang nomor 34 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan haji, menyalurkan nilai Manfaat Dana Abadi Umat untuk memberikan kemaslahatan dan meningkatkan kesejahteraan umat Islam.

Baca juga: Rekrutmen CPNS 2019, Mamuju Dapat Kuota Delapan Formasi Guru

Sumber: Tribun Palu

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment