fbpx

Sempat Berkeliaran, ODGJ Asal Kasimbar Dibawa ke Dinkes

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi ODGJ

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Satu wanita Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ asal Kasimbar, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ditemukan warga akibat nyasar.

“Awalnya wanita ini ditemukan warga. Kemudian menyerahkannya ke Polsek Ampibabo untuk diamankan sementara,” Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Parigi Moutong, Djakaria, saat dikonfirmasi, Kamis 20 Mei 2021.

Baca Juga: Sepasang Pedang Iblis Lanjutan Pendekar Super Sakti

Ia mengatakan, pihak Polsek menghubungi Dinas Sosial untuk melihat ODGJ asal Kasimbar yang ditemukan warga.

Setelah dihubungi Polsek dan mendapatkan informasi itu, langsung bergegas menuju ke lokasi untuk melihatnya.

Baca juga: Polisi Razia Rumah IRT Pengedar Miras di Bunta, Banggai

“Setiba disana, dalam pemikiran kami bahwa warga yang diamankan itu adalah orang terlantar tapi ternyata orang dengan gangguan jiwa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, orang mengalami gangguan jiwa seperti itu bukan ranahnya Dinas Sosial. Namun, itu menjadi ranah Dinas Kesehatan Parigi Moutong.

Pihaknya sempat melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, akan tetapi mereka menyarankan untuk ditangani Dinas Kesehatan setempat.

“Selanjutnya, warga yang mengalami gangguan jiwa ini akan dikembalikan ke keluarganya di Kecamatan Kasimbar,” jelasnya.

Ia menuturkan, saat ditemukan warga pertama kalinya, ODGJ asal Kasimbar itu tidak memiliki identitas.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Wanita Bawa Miras di Banggai Kepulauan

Namun, akhirnya berhasil diketahui setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Parigi Moutong.

Kemudian, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan penanggung jawab program kesehatan jiwa di Kecamatan Kasimbar.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian PTM dan KESWA, Dinas Kesehatan Parigi Moutong Sufiani mengatakan, ODGJ asal Kasimbar untuk dipulangkan ke keluarganya.

Baca juga: Forkopincam Selamatkan Dua Warga Sambiut Dipasung Keluarga

“Kita kan ada penanggung jawab program kesehatan jiwa di masing-masing Puskesmas di Kecamatan. Maka otomatis merekalah yang menanganinya, serta dibantu untuk edukasi ke keluarga,” ujarnya.

Dia berharap, ODGJ asal Kasimbar ini besok sudah bisa mendapatkan pelayanan dari penanggung jawab program kesehatan jiwa di Puskesmas.

“Minimal pasien ini akan diperiksa kesehatan jiwanya,” tandasnya.

Baca juga: 2020, Parigi Moutong Target Pengentasan Orang Dengan Gangguan Jiwa

Laporan: Rifaldi Kalbadjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.