Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Sembilan Peserta Tidak Hadiri Ujian Kompetensi PPPK di Parigi Moutong

Sembilan Peserta Tidak Hadiri Ujian Kompetensi PPPK di Parigi Moutong
Foto: Pelaksanaa ujian kompetensi PPPK 2021 di Parigi Moutong.

Gemasulawesi– Tercatat sebanyak sembilan orang peserta tidak menghadiri ujian kompetensi PPPK atau Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Peserta yang mengikuti ujian kompetensi tahap pertama ini sebanyak 460 orang, sembilan orang tidak hadiri, tanpa keterangan,” ungkap Sekretaris Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti saat ditemui, Senin 13 September 2021.

Ia mengatakan, meskipun ke sembilan peserta itu tidak dapat hadir dalam ujian kompetensi tahap pertama ini, namun tidak serta merta dinyatakan gugur.

Baca juga: Peserta Tes PPPK Guru 2021 Datang Terlambat Bakal Diikutkan Sesi Kedua

Sebab, mereka masih diberikan kesempatan mengikuti ujian serupa pada 18 September nanti.

Selain itu kata dia, dalam pelaksanaan ujian kompetensi PPPK itu, tidak hanya diikuti calon PPPK yang berdomisili di wilayah Parigi Moutong saja. Tetapi, juga diikuti peserta dari Kabupaten Toli-Toli, dengan penempatan lokaso ujian di SMA Negeri Torue.

“Lokasi pelaksanaan ujiannya ditiga lokasi, SMA Negeri Torue, SMA Negeri 1 Parigi, SMK Negeri 1 Parigi. Sementara waktu pelaksanaannya dari hari ini 13 hingga 18 September 2021,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan ujian kompetensi PPPK kata dia, setiap peserta dibagi 10 hingga 20 orang  dalam satu kelas. Sementara waktu pelaksanaannya dibagi  dua sesi ujian.

Dia menuturkan, setiap peserta diwajibkan memiliki rapid tes sebagai syarat untuk mengikuti ujian kompetensi.

Apabila terdapat peserta dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan itu, maka bersangkutan tidak bisa mengikuti ujian kompentensi tahap satu atau ditunda agar dapat memulihkan kesehatan terlebih dahulu.

“Jadi mereka yang reaktif diminta untuk isolasi mandiri, dan akan diikutkan pada tahap kedua,” jelasnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan ujian kompetensi ini pihak pemerintah membagi tiga tahap pelaksana. Bagi peserta tidak dinyatakan lulus pada tahap ini akan diberikan kesempatan pada tahap dua dan tiga.

Selain itu juga, beberapa peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi berkas, namun tidak mendapatkan keterangan lokasi dan waktu pelaksanaan pada kartu ujiannya, akan diikutkan pada tahap kedua.

“Ada tiga kali diberikan kesempatan bagi guru yang belum lulus tahap ini, dan mereka yang tidak memiliki lokasi ujian akan diikutkan pada tahap berikutnya,” pungkasnya.

Baca juga: Passing Grade PPPK non-Guru 2021 Jabatan Fungsional

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post