Sulteng Tambah Sembilan Kasus Baru Covid-19

waktu baca 2 menit
Sulteng Tambah Sembilan Kasus Baru Covid-19 (Foto: Dinas Kesehatan Sulteng)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut terdapat tambahan sembilan kasus baru virus corona.

Dalam rilisnya Selasa 29 September 2020, temuan sembilan kasus baru covid-19 Sulteng tersebar di sejumlah wilayah yaitu Kota Palu lima kasus serta Donggala Poso, Sigi, dan Toli-toli yang masing-masing mencatat satu kasus.

Sementara itu, secara akumulatif jumlah kasus covid-19 per hari ini telah mencapai angka 402 orang.

Selain laporan kasus baru, hari ini Sulteng juga mencatat enam pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Laporan ini menambah jumlah pasien sembuh menjadi 256 orang atau sekitar 63,68 persen dari total kasus konfirmasi positif.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Anutapura mengatakan, seluruh pihak mesti mengikuti disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Ia menilai, dengan kebijakan uji PCR Swab sebelum memasuki wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, dapat melindungi warga dari wabah covid-19 yang masuk melalui pendatang dari luar daerah.

“Kebijakan itu perlu diimbangi dengan menahan diri untuk tidak terlalu sering keluar rumah jika tidak penting,” ungkap Direktur RSUD Anutapura dr Herry Mulyadi, saat press conference di Baruga Vatulemo Palu, Selasa 29 September 2020.

Diingatkan kepada warga untuk selalu waspada, karena meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19 selama tiga pekan terakhir.

Baca juga: Maret 2021, Pelaksanaan Pilkades Serentak di Parimo

Ini adalah kasus terbanyak sejak kasus pertama di Maret 2020. Biasanya kata dia, kenaikan kasus positif covid-19 hanya terjadi satu hingga dua kasus setiap ada kasus baru.

“Namun, saat ini kasusnya bertambah enam hingga puluhan kasus setiap ada kasus baru,” tegasnya.

Dari kasus ini kata dr Herry Mulyadi, adalah gambaran dari perlunya kewaspadaan warga. Dengan tetap berupaya untuk menjaga imun tubuh.

Ia mengatakan, covid-19 bisa mengenai siapa saja. Contohnya, ada pasien Rumah Sakit Anutapura sedang menjalani perawatan, namun terkonfirmasi virus corona.

Akhirnya, Rumah Sakit Anutapura saat ini mengistirahatkan satu ruangan perawatan selama enam hari.

“Syukurnya, 20 orang yang terdiri dari perawat serta dokter yang sempat kontak langsung, hasil Swabnya diketahui negatif,” tuturnya.

Dengan kondisi pandemi covid-19 saat ini, manajemen Rumah Sakit Anutapura membatasi jumlah kunjungan penjenguk.

Upaya ini kata dia, untuk meredam potensi penularan di rumah sakit antar pasien, penjenguk, dokter dan perawat serta manajemen rumah sakit.

“Grafik pasien positif covid-19 semakin bertambah. Akibatnya, daya tampung ruang perawatan semakin sempit dan terbatas,” jelasnya.

Makanya, pihaknya mengingatkan pandemi covid-19 itu sangat berbahaya. Sehingga, diharapkan warga untuk selalu disiplin.

Baca juga: Plt Walikota Palu Pasha Ziarah Pemakaman Massal Poboya

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.