Seluruh Kabupaten Di Provinsi Sulawesi Tengah Ikuti Program Delineasi Batas Wilayah BIG

  • Whatsapp
Kabupaten Parimo Provinsi Sulawesi Tengah Ikuti Program Delineasi BIG
Muhammad Sofwan, Tim Pusat Pemetaan batas Wilayah BIG (Foto: Rafii)

Parimo, gemasulawesi.comSeluruh Kabupaten di Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) mengikuti program delineasi batas wilayah Badan Informasi Geospasial (BIG).

Terkhusus untuk Kabupaten Parigi moutong (Parimo), BIG melaksanakan program delineasi batas wilayah bekerjasama dengan Pemerintahan Umum (PUM) Sekretariat daerah (Setda) Parimo selaku fasilitator bagi Pemerintah desa (Pemdes) dan Kelurahan.

Bacaan Lainnya

“Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan selama lima hari. Menurut jadwal, setiap harinya, kegiatan diikuti lima kecamatan,” ungkap tim Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG, Muhammad Sofwan, usai kegiatan delineasi batas wilayah Parimo hari pertama di Aula Kantor Bappelitbangda, Jumat, 27 September 2019.

Ia melanjutkan, program delineasi batas wilayah BIG, dapat membantu Pemdes dan kelurahan untuk dapat melihat dan menentukan batas wilayah masing-masing.

Kemudian, timnya mendapat tugas dari BIG untuk menjalankan program nasional delineasi batas wilayah di Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Khusus di Provinsi Sulawesi Tengah kata dia, semua kabupaten akan mendapat giliran pelaksanaan program nasional delineasi batas wilayah. Kabupaten Parimo merupakan kabupaten ketiga pelaksanaan kegiatan delineasi setelah Kabupaten Buol dan Toli-toli.

“Tim kami terbagi dua yaitu tim untuk wilayah kepulauan dan wilayah diluar kepulauan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tim wilayah kepulauan meliputi Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan Banggai. Sedangkan tim lainnya bertugas di Kabupaten Parimo, Morowali, Touna, Poso, Palu, Morut, Buol, Donggala, Toli-Toli dan Sigi.

Ia mengatakan, kegiatan delineasi batas wilayah, merupakan tanggungjawab BIG sebagai badan yang berwenang dan bertanggungjawab atas semua data dan informasi geospasial. Termasuk Peta darat, laut dan udara. Salah satunya dalam peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), terdapat peta batas wilayah.

Inilah tugas dan tanggungjawab BIG untuk menyelenggarakan kegiatan delineasi batas wilayah secara kartometrik tanpa kesepakatan. Kegiatan ini merupakan titik awal untuk menjadikan batas wilayah secara defenitif.

“Setelah kegiatan awal ini, Pemdes, Kelurahan dan kecamatan dapat menindak lanjuti penentuan batas wilayah secara defenitif. Karena saat ini batas wilayah yang tersedia masih bersifat indikatif,” tutupnya.

Baca juga: Petakan Batas Wilayah Administrasi Parimo, Pemda Kerjasama Dengan BIG

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.