Sekdes Bolano Barat Parimo Sebut Sudah Lunasi Hutang Kepihak Penyedia Material Dan Bahan Bangunan


Sekdes Bolano Barat Parigi Moutong Sebut Sudah Lunasi Hutang Material
Info Bukti kwitansi dan nota belanja Pemdes Bolano Barat (Foto: gemasulawesi)

Parimo, gemasulawesi.com Sekdes Bolano Barat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Arifin bantah tudingan belum melunasi sejumlah pembayaran bahan bangunan dan material terkait pembuatan plat duiker dan pembangunan gedung PAUD.

Menurutnya, terkait pembuatan plat duiker dan pembangunan gedung PAUD telah dibayarkan lunas kepada pihak penyedia bahan bangunan.

“Saya bingung yang mana belum dilunasi? Seharusnya pihak penyedia jika ingin mengklaim ada sisa yang belum dibayarkan silahkan datang dan tunjukkan kwitansi pengeluaran versi dia dicocokkan dengan catatan pengeluaran dari desa,” tegasnya.

Sebaliknya kata dia, pihak penyedia bahan bangunan justru masih berhutang kurang lebih delapan jutaan. Pasalnya, berdasarkan kwitansi penerimaan pihak penyedia telah menerima uang senilai Rp37,5 juta.

“Kemudian oleh pihak penyedia bahan bangunan ternyata hanya dibelanjakan Rp29 juta 152 ribu. Seharusnya penyedia mengembalikan selisih dana senilai 8 juta 348 ribu rupiah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, itulah sebabnya sehingga pihak desa dalam hal ini bendahara mengatakan anggarannya sudah habis. Karena, pihak desa menganggap tidak ada lagi persoalan hutang dengan penyedia dalam hal pembelian bahan material maupun bangunan.

“Nanti saya kirimkan bukti kwitansi pengambilan keuangan dari pihak penyedia bangunan dan material ke gemasulawesi untuk memperjelas persoalan ini. Pihak penyedia juga kami silahkan untuk datang membawa bukti klaim jika benar ada yang belum dibayarkan,” tantangnya.

Sementara itu mengenai hutang tenda satu set dengan perlengkapan sound system untuk pelaksanaan MTQ, menurut Arifin itu sudah disepakati tidak ada keterkaitannya dengan dana desa.

Saat itu kata dia, yang bersangkutan datang menawarkan diri dengan alasan ingin berpartisipasi dalam rangka kegiatan keagamaan.

“Sifatnya pinjaman personal. Dan yang bersangkutan mengatakan boleh dibayar cicil jika telah ada kelebihan karena dia juga ingin berpartisipasi serta berniat memberikan keringanan dalam hal pembayaran. Kok sekarang lain lagi bicaranya,” tutur Sekdes Bolano Barat Parigi Moutong dengan nada heran.

Lanjut dia, terkait persoalan itu juga sudah ada pembayaran awal kurang lebih enam jutaan telah diterima yang bersangkutan.

“Kategori penyelewengan itu kalau kegiatannya tidak ada. Kalau persoalan hutang piutang maka mari kita duduk bersama dan berhitung dimana selisihnya, agar persoalan ini bisa clear dan tidak simpang siur,” pungkasnya.

Laporan: Muhammad Rafii


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Gema

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Share via
Share this