Sejumlah Fraksi DPRD Parimo Soroti Turunnya Target Pendapatan Daerah

2
91
Sejumlah Fraksi DPRD Parimo Menyoroti Turunnya Target Pendapatan Daerah
Illustrasi APBD Parimo Turun (foto: Ist)

Parimo, gemasulawesi.com Sejumlah fraksi DPRD Parigi moutong (Parimo) menyoroti turunnya target pendapatan daerah pada RAPBD tahun 2020.

Informasi yang dihimpun gemasulawesi.com pada rapat paripurna pandangan umum fraksi DPRD Parigi moutong terkait nota RAPBD 2020 Bupati Parimo, Senin, 7 Oktober 2019, terdapat lima fraksi yang menyampaikan nota pandangan umum.

Anggota legislatif DPRD Parimo menganggap penurunan target pendapatan akan berakibat signifikan kepada target belanja. Sehingga target mensejahterakan warga akan terhambat.

Berikut beberapa poin pandangan umum fraksi DPRD Parimo:

1. Fraksi PDIP menyoroti adanya selisih yang signifikan antara belanja tidak langsung RAPBD 2020 yang ditargetkan senilai Rp. 916.287.790.456 dan belanja langsung senilai Rp. 299.274.269.900.

Fraksi PDI-Perjuangan meminta Pemerintah daerah (Pemda Parimo untuk segera mempertimbangkan rehabilitasi kantor DPRD Parimo sebagai program prioritas belanja daerah pada APBD tahun 2020.

2. Fraksi Partai Nasdem meminta penjelasan dari Pemda terkait penurunan target pendapatan daerah serta belanja daerah Parimo masing-masing sekitar Rp 400 Miliar.

3. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), meminta upaya strategis Pemda Parimo untuk dapat meningkatkan potensi pendapatan daerah sehingga PAD dapat meningkat setiap tahunnya. Serta meminta pengembangan pengelolaan aset daerah dengan maksimal.

Fraksi PKB juga meminta Pemda untuk mampu membaca secara baik kondisi perekonomian warga agar dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk kemajuan daerah.

4. Fraksi Toraranga menanyakan alasan Pemda menurunkan target PAD tahun 2020 hingga Rp 118 Miliar. Padahal target PAD Parimo tahun tercatat dalam pertanggungjawaban APBD 2018 senilai Rp 171 Miliar dengan realisasi senilai Rp 163 Miliar.

Selanjutnya, fraksi Toraranga juga menyoroti pembiayaan daerah dalam Raperda tahun 2020 senilai Rp 2,4 Miliar untuk membiayai pokok peminjaman dalam negeri. Fraksi Toraranga menilai perlu penjelasan rinci pengeluaran yang memakan biaya banyak ditengah target pendapatan yang menurun.

5.Fraksi Partai Gerindra mengharapkan Pemda Parimo untuk lebih giat dalam menggali potensi pendapatan khususnya Pajak Bumi dan Bangunan agar dapat meningkatkan PAD Parimo.

Namun pada akhirnya, seluruh fraksi menyepakati untuk membahas Raperda APBD Parimo 2020 pada tingkat rapat DPRD selanjutnya.

Diketahui, pada rapat pandangan umum DPRD Parimo, dua fraksi tidak menyampaikan pandangannya.

Laporan: Muhammad Rafii

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan