Satu Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Asabri Kembalikan Uang

waktu baca 2 menit
Foto: Gedung PT Asabri

Berita nasional, gemasulawesi– Kejaksaan menyebut satu tersangka kasus dugaan korupsi Asabri, Sonny Widjaya kembalikan uang.

“Pengembalian itu ada,” ungkap Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Febrie Adriansya, di Jakarta, Jumat 18 Juni 2021.

Ia mengatakan, pihaknya hingga saat ini terus melacak aset milik sembilan tersangka kasus dugaan korupsi Asabri guna mengembalikan kerugian negara.

Lebih lanjut, Kejaksaan Agung pun telah melelang sejumlah aset sitaan berupa kendaraan milik para tersangka kasus dugaan korupsi Asabri. Total ada 16 mobil yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Kasus Asabri ini mencatatkan kerugian sebesar Rp 22,78 triliun,” sebutnya.

Baca juga: Genjot PAD, Pemda Parimo Ambil Upaya Khusus Turunkan Pajak

Ia melanjutkan, sekarang hanya tersisa empat aset belum laku dilelang. Ia menyebut, empat mobil yang belum terjual adalah sitaan kendaraan mewah dengan nilai tinggi.

Sebelumnya, Febrie Adriansyah juga mengungkapkan nilai sementara aset sitaan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi Asabri mencapai Rp14 triliun.

Baca juga: Polres Banggai Berhasil Sita Ratusan Gram Narkotika Jenis Sabu

“Ada tambahan aset dari penyitaan saham PT TRAM milik Heru Hidayat. Totalnya, sekitar Rp325 miliar. Berarti nilai aset sitaan sudah tembus Rp14 triliun,” tuturnya.

Nilai aset sitaan berasal dari perampasan aset-aset milik sembilan tersangka kasus dugaan korupsi Asabri.

Baca juga: Satuan Resnarkoba Sita Ratusan Gram Sabu Parigi Moutong Selama

Namun, nilai taksiran aset sitaan masih belum setara dengan perhitungan kerugian negara hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp22,78 triliun.

Ia menyebut nilai aset masih pada angka taksasi (taksiran) sementara. Pasalnya, ada sejumlah aset milik tersangka dalam status blokir untuk disita, tetapi menunggu persetujuan pengadilan agar dapat dirampas negara.

Baca juga: Polda Sulteng Sita Ribuan Produk Madu Palsu

“Ada aset tanah milik Benny Tjokro di wilayah Jakarta sekitar 300 hektare,” terangnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah aset sudah disita Kejaksaan Agung tetapi belum selesai perhitungannya, seperti sejumlah aset kandungan tambang nikel milik Heru Hidayat. (**)

Baca juga: PT Asabri Tagih Kemenkeu Hutang 6,4 Triliun Rupiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.