Satu Siswa Bolano Parigi Moutong Terkena Panah Wayer

waktu baca 2 menit
Korban panah wayer di Kecamatan Bolano Parigi Moutong. GemasulawesiFoto/Ist.

Parigi moutong, gemasulawesi.comSalah satu siswa di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkena panah wayer.

“Korban berinisial “F” yang berusia 18 tahun itu, saat terkena panah wayer sedang nongkrong bersama kami di salah satu pasar,” ungkap saksi “K” via pesan whatsapp, Minggu, 8 Maret 2020.

Korban bersama pihaknya dan teman lainnya kata dia, sering nongkrong bersama untuk mencari jaringan internet. Alasannya, karena ditempat itu, jaringannya sangat bagus.

Ia menceritakan, pada saat sedang nongkrong sekitar pukul 11.30 WITA, tiba-tiba lewatlah pengendara motor begal sedang bergandengan. Jumlahnya tiga orang dari arah Kecamatan Bolano menuju Bolano Lambunu.

“Dengan jarak sekitar tujuh meter, salah satu begal itu melesatkan panah wayernya. Dan seketika langsung mengenai sasaran pada bagian paha sebelah kanan korban,” terangnya.

Melihat kejadian itu, pihaknya bersama teman-teman lainnya langsung membawa korban panah wayer ke Puskesmas di Kecamatan Bolano Parigi Moutong. Tujuannya, untuk dilakukan tindakan medis pencabutan busur.

Ia menjelaskan, sepintas terlihat pelaku melaju kencang dengan mengendarai motor Yamaha Mx King berwarna biru. Dengan ciri stiker doraemon berwarna biru langit pada motornya.

Melihat kejadian itu, kakak korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bolano Lambunu.

Baca juga: Penuhi Penilaian Adipura di Kabupaten Parigi Moutong, Dinas Lingkungan Hidup Benahi Objek Ini

“Beruntungnya saat sampai di Puskesmas, korban dengan cepat dapat ditangani petugas medis setempat,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Intel Polsek Bolano Lambunu, Aipda I Made Roy Armana saat dihubungi via telepon mengatakan, membenarkan saudari korban sedang berada di Polsek melaporkan kejadian yang terjadi pada 7 Maret 2020 menjelang tengah malam.

Polsek Bolano Lambunu kata dia, segera memburu pelaku. Pihaknya juga sudah mendapatkan keterangan serta ciri-ciri pelaku dari teman korban.

“Saat ini, kami sedang melakukan pencarian. Kalau malam ini tidak ketemu, maka akan dilanjutkan besok,” tutupnya.

Baca juga: Dugaan Langgar Kode Etik, Panwaslu Periksa PPK Bolano Kabupaten Parigi Moutong

Baca juga: Ratusan Kepala Keluarga Tervalidasi Siap Terima Dana Stimulan Gempa Kabupaten Parigi Moutong

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.